Sulseltimes.com, Jakarta, Rabu, 28/10/2026 — Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) setelah penurunan harga yang signifikan.
- BEI menetapkan suspensi perdagangan saham ARKO mulai perdagangan Rabu, 28/10/2026
- Harga saham ARKO tercatat di level Rp1.365 per saham
- Penurunan harga sejak awal tahun mencapai 77,06 persen
- Kapitalisasi pasar ARKO senilai Rp3,99 miliar
- Free float saham mencapai 32,27 persen
BEI menyatakan penangguhan perdagangan ini bertujuan sebagai bentuk perlindungan bagi investor. Penghentian dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
“Penghentian perdagangan saham ARKO tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai untuk memberikan waktu yang memadai bagi para pelaku pasar dan mempertimbangkan secara matang dalam pengambilan keputusan investasi di saham ARKO berdasarkan informasi yang ada,” demikian penjelasan Bursa.
“Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” tutup Bursa.
Perkembangan Harga Saham ARKO
Saham Arkora Hydro terpantau berada pada level Rp1.365 per saham. Penurunan sepanjang tahun berjalan mencapai 77,06 persen.
Dalam satu bulan terakhir, ARKO tertekan 62,70 persen. Sementara dalam seminggu terakhir, saham ini melemah 9,00 persen.
ARKO tercatat memiliki kapitalisasi pasar senilai Rp3,99 miliar. Rasio saham free float sebesar 32,27 persen.
Bursa Efek Indonesia akan memberikan keterangan lanjutan terkait status perdagangan saham ARKO.







