Bisnis

Kencana Agri Diselidiki Soal Karhutla di Kalimantan Utara, Perusahaan Klaim Api Merambat dari Luar

Avatar of Sulsel Times
0
×

Kencana Agri Diselidiki Soal Karhutla di Kalimantan Utara, Perusahaan Klaim Api Merambat dari Luar

Sebarkan artikel ini
Kencana Agri Diselidiki Soal Karhutla di Kalimantan Utara, Perusahaan Klaim Api Merambat dari Luar
Kencana Agri Diselidiki Soal Karhutla di Kalimantan Utara, Perusahaan Klaim Api Merambat dari Luar
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Minggu, 18/10/2026 — Perusahaan perkebunan kelapa sawit asal Singapura Kencana Agri Ltd menghadapi penyelidikan awal otoritas Indonesia terkait kebakaran hutan dan lahan di area anak usahanya di Kalimantan Utara.

Ringkasnya…
  • Kencana Agri diselidiki awal terkait karhutla di anak usaha Kalimantan Utara
  • SGX RegCo meminta klarifikasi soal kebakaran dan kabut asap lintas negara
  • Perusahaan klaim tidak melakukan pembukaan lahan dengan bakar (zero burning)
  • Kebakaran melahap 62 hektare, kurang dari 0,09 persen total area tertanam
  • Api diduga merambat dari area sekitar, insiden sudah terkendali
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Penyelidikan itu berkaitan dengan dugaan pembukaan lahan melalui pembakaran di area perbatasan lahan milik grup dengan lahan pihak ketiga. Singapore Exchange Regulation (SGX RegCo) sebelumnya meminta klarifikasi kepada Kencana Agri terkait insiden serta kabut asap lintas negara yang ditimbulkan.

Scroll Kebawah
Advertisement

Berdasarkan keterbukaan informasi ke bursa Singapura yang merujuk laporan Channel News Asia, Kencana Agri menyatakan anak usahanya tidak melakukan pembukaan maupun persiapan lahan di area terdampak. Penyidik telah melakukan pemeriksaan lapangan di lokasi tersebut pada September lalu dan anak usaha telah menyerahkan informasi yang diminta.

Kebijakan Zero Burning dan Luas Area Terdampak

Kencana Agri menegaskan belum menerima tuduhan, pemberitahuan, atau permintaan informasi lain dari otoritas pemerintah, media, maupun pemangku kepentingan lain terkait kebakaran terbaru. Perusahaan menyatakan tidak pernah melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, selaras dengan kebijakan zero burning dan peraturan pemerintah.

Berdasarkan peninjauan operasional, manajemen menilai kegiatan grup tidak memberikan kontribusi material terhadap kebakaran hutan lahan gambut maupun kabut asap lintas negara. Perkebunan dan pabrik Kencana Agri tersebar di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi dengan total area tertanam sekitar 67.862 hektare.

Insiden kebakaran tercatat di area konsesi anak usaha di Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur. Luas area terbakar mencapai sekitar 62 hektare, atau kurang dari 0,09 persen dari total area tertanam perusahaan.

“Berdasarkan penilaian internal awal, kebakaran tersebut tampaknya tidak berasal dari kegiatan operasional grup, melainkan merambat dari area di sekitarnya,” kata perusahaan dalam keterbukaan informasi, Minggu, 18/10/2026.

Tim pemadam kebakaran anak usaha menangapi api dengan bantuan otoritas dan masyarakat setempat. Drone serta menara pemantauan digunakan untuk mendeteksi titik api aktif. Insiden dinyatakan terkendali, namun pemantauan dan langkah pencegahan terus dilanjutkan.

Kencana Agri memiliki protokol pencegahan, deteksi, dan penanganan darurat kebakaran di seluruh operasionalnya. Dewan direksi mencatat penyelidikan otoritas masih berlangsung dan akan memantau perkembangannya saksama. Grup juga terus meningkatkan langkah pencegahan dan pemantauan untuk mengelola potensi dampak operasional akibat musim kemarau.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *