Sulseltimes.com, Jakarta, Jumat, 16/10/2026 — Lemonilo Group melanjutkan pengembangan produk mi instan, camilan, dan bumbu masak di tengah tekanan konsumsi serta daya beli.
- Lemonilo melanjutkan pengembangan produk mi instan
- Perusahaan juga mengembangkan camilan dan bumbu masak
- Tekanan konsumsi dan daya beli menjadi tantangan bisnis
- Lemonilo memosisikan produknya sebagai pilihan dengan pendekatan kesehatan
- Strategi tersebut dijelaskan dalam wawancara CNBC Indonesia
Co-Founder dan CEO Lemonilo Group, Shinta Nurfauzia, menjelaskan strategi itu dalam wawancara program Closing Bell CNBC Indonesia pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Perusahaan memosisikan produknya sebagai pilihan pangan dengan pendekatan kesehatan, tetapi tetap menempatkan rasa dan keterjangkauan sebagai pertimbangan konsumen.
Pernyataan tersebut merupakan penjelasan perusahaan mengenai strategi produknya, bukan penilaian medis atas manfaat kesehatan produk tertentu.
Ekspansi Produk
Selain mi instan, Lemonilo mengembangkan kategori camilan dan bumbu masak untuk memperluas pasar.
Ekspansi dilakukan ketika konsumen semakin selektif membelanjakan pendapatan dan persaingan produk pangan tetap ketat.
Perusahaan belum memaparkan angka penjualan, pangsa pasar, atau proyeksi keuangan dalam materi wawancara yang menjadi dasar artikel ini.









