Bisnis

WIKA Berhasil Turunkan Utang Total Rp2,15 Triliun Sepanjang Q2 2025 hingga Q2 2026

Avatar of Sulsel Times
0
×

WIKA Berhasil Turunkan Utang Total Rp2,15 Triliun Sepanjang Q2 2025 hingga Q2 2026

Sebarkan artikel ini
WIKA Berhasil Turunkan Utang Total Rp2,15 Triliun Sepanjang Q2 2025 hingga Q2 2026
WIKA Berhasil Turunkan Utang Total Rp2,15 Triliun Sepanjang Q2 2025 hingga Q2 2026
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Sabtu, 29/08/2026 — PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) berhasil menurunkan total utang sebesar Rp2,15 triliun sepanjang periode Q2 2025 hingga Q2 2026.

Ringkasnya…
  • WIKA turunkan utang total Rp2,15 triliun
  • Pembayaran ke kreditur Rp915,83 miliar dan mitra kerja Rp1,23 triliun
  • Corporate Secretary Ngatemin
  • Periode Q2 2025 hingga Q2 2026
  • Margin kotor naik jadi 14,1%, EBITDA positif Rp769,01 miliar
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Penurunan utang tersebut terdiri dari pembayaran kewajiban kepada kreditur perbankan dan surat utang sebesar Rp915,83 miliar serta pelunasan utang mitra kerja sebesar Rp1,23 triliun.

Scroll Kebawah
Advertisement

Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan, pasca restrukturisasi keuangan tahap I, WIKA telah membayar total kewajiban ke kreditur sebesar Rp4,17 triliun. Sementara utang kepada mitra kerja turun Rp5,02 triliun sejak restrukturisasi, menyisakan saldo Rp4,32 triliun.

Kinerja Operasional Membaik

Pengelolaan kas yang disiplin didukung pemilihan proyek selektif berbasis pembayaran bulanan yang mencakup 96 persen total kontrak berjalan. Upaya percepatan penagihan piutang juga menurunkan total piutang sebesar Rp2,07 triliun, memperkuat likuiditas.

Margin Kotor (GPM) kuartal kedua 2026 tercatat naik menjadi 14,1 persen dari 8,1 persen periode sama tahun lalu. Peningkatan didorong bisnis infrastruktur, bangunan gedung, dan EPCC. EBITDA operasional mencatat positif sebesar Rp769,01 miliar.

Transformasi Penyehatan Berkelanjutan

“Penerapan langkah transformasi ini menjadi bagian penting dari penyehatan yang dilakukan WIKA. Penurunan utang mitra kerja dan kreditur, pengelolaan kas secara tepat, peningkatan tata kelola, penurunan opex dan penerapan lean construction menjadi prioritas utama Perseroan dalam memastikan keberlanjutan bisnis yang sehat dan kuat,” kata Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, Sabtu, 29/08/2026.

Ngatemin menambahkan transformasi penyehatan ini akan terus dijalankan secara konsisten untuk memberikan nilai tambah bagi seluruh stakeholders.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *