Sulseltimes.com, Makassar, Sabtu, 08/08/2026 — Google Play Services diduga mulai membatasi dukungan pembayaran Near Field Communication (NFC) di Google Wallet untuk sejumlah ponsel dengan ROM China.
- Google Play Services versi 26.28 diduga memicu pembatasan NFC Google Wallet
- Ponsel Xiaomi, Vivo, Oppo, dan OnePlus versi China terdampak
- Google belum mengeluarkan pernyataan resmi
- Laporan pengguna muncul di forum XDA Developers dan Reddit
- Pembatasan hanya menyentuh fitur pembayaran NFC, aplikasi tetap normal
Pembatasan ini diketahui setelah sejumlah pengguna melaporkan fitur tap-to-pay di Google Wallet berhenti berfungsi pada perangkat Xiaomi, Vivo, Oppo, dan OnePlus yang menggunakan sistem operasi khusus China.
ROM China adalah firmware yang biasanya dibuat khusus untuk pasar domestik China. Perangkat dengan ROM ini kerap dibanderol lebih murah atau memiliki spesifikasi yang belum tersedia di pasar internasional.
Menurut laporan di forum XDA Developers, masalah mulai muncul setelah Google menggulirkan pembaruan Google Play Services versi 26.28. Setelah pembaruan itu, Google Wallet di perangkat ROM China disebut tidak lagi mendukung pembayaran NFC tanpa kontak.
Meski begitu, aplikasi Google Wallet masih bisa dibuka secara normal. Kartu pembayaran yang tersimpan tetap bisa diakses dan tidak ada pesan error atau peringatan yang muncul.
Seorang pengguna Reddit menduga Google Play Services versi terbaru dapat mendeteksi firmware China dan menonaktifkan fungsi pembayaran NFC. Hal itu terjadi meski Google Play Services serta Google Wallet sudah dipasang secara manual.
Pembatasan diduga hanya untuk ROM China
Dugaan sementara menyebut pembatasan hanya berlaku pada perangkat yang masih memakai ROM China. Perangkat dengan firmware global yang telah tersertifikasi Google tidak terdampak.
Perangkat ROM China memang memiliki sejumlah kompromi, seperti dukungan Google Mobile Services (GMS) yang terbatas dan perangkat lunak yang dirancang khusus untuk pasar China.
Sejauh ini perubahan tersebut tampaknya hanya memengaruhi Google Wallet. Aplikasi Google lain masih berfungsi normal.
Google belum memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab perubahan ini. Belum diketahui apakah pembatasan disengaja, berasal dari bug pembaruan, atau bagian dari pengujian sistem.
Sebagian pengguna sudah bisa akses lagi
Sejumlah laporan menyebut sebagian pengguna kembali bisa menggunakan Google Wallet setelah ada perubahan dari sisi server Google. Hal ini memunculkan dugaan pembatasan hanya bersifat sementara atau bagian dari proses peluncuran sistem.
Bagi pengguna ROM China yang berada di luar negeri, hilangnya fungsi pembayaran NFC dapat mengganggu aktivitas harian jika mengandalkan Google Wallet. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Google soal kelanjutan kebijakan ini.







