Bisnis

Pasar Keuangan Indonesia Masih Dibayangi Ketidakpastian Perang dan Kebijakan Fiskal

Avatar of Sulsel Times
0
×

Pasar Keuangan Indonesia Masih Dibayangi Ketidakpastian Perang dan Kebijakan Fiskal

Sebarkan artikel ini
Pasar Keuangan Indonesia Masih Dibayangi Ketidakpastian Perang dan Kebijakan Fiskal
Pasar Keuangan Indonesia Masih Dibayangi Ketidakpastian Perang dan Kebijakan Fiskal
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Selasa, 16/06/2026 — Pasar keuangan Indonesia masih dibayangi ketidakpastian dari perang Timur Tengah, era suku bunga tinggi, hingga kebijakan fiskal dalam negeri.

Ringkasnya…
  • Ketidakpastian perang Timur Tengah
  • Era suku bunga tinggi
  • Review peringkat utang Indonesia oleh S&P
  • Kebijakan fiskal RI
  • Arah investasi dibahas dalam Power Lunch CNBC Indonesia
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Sentimen Eksternal dan Internal yang Mempengaruhi Pasar

“Pasar keuangan Indonesia masih dibayangi gejolak ketidakpastian dari sentimen eksternal maupun internal,” kata Direktur Investasi Bahana TCW Investment Management, Doni Firdaus, Selasa, 16/06/2026.

Scroll Kebawah
Advertisement

Ketidakpastian perang Timur Tengah menjadi salah satu faktor utama yang memicu kekhawatiran pelaku pasar.

Selain itu, era suku bunga tinggi di negara maju juga turut mempengaruhi aliran modal ke pasar emerging market seperti Indonesia.

Dari sisi domestik, review peringkat utang Indonesia oleh Standard & Poor’s (S&P) menjadi perhatian investor.

Kebijakan fiskal pemerintah Indonesia juga dinilai sebagai faktor penting yang akan menentukan arah pergerakan pasar ke depan.

Pandangan Direktur Investasi Bahana TCW

Dalam dialog bersama Andi Shalini pada program Power Lunch CNBC Indonesia, Doni Firdaus memberikan pandangannya mengenai arah investasi di tengah ketidakpastian global.

Ia menekankan pentingnya mencermati perkembangan geopolitik dan kebijakan fiskal sebelum mengambil keputusan investasi.

Meski tidak merinci instrumen tertentu, Doni menyarankan investor untuk tetap waspada dan selektif dalam memilih aset.

Pasar keuangan RI disebut masih memiliki potensi, namun risiko ketidakpastian harus dikelola dengan hati-hati.

Diskusi tersebut menjadi referensi bagi pelaku pasar yang ingin memahami strategi investasi di tengah kondisi yang belum stabil.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *