Sulseltimes.com, Makassar, Sabtu, 18/07/2026 — Pelatihan penyusunan sustainability report di Makassar menekankan bahwa laporan keberlanjutan kini menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan tata kelola dan kepercayaan pemangku kepentingan.
- Sustainability report menjadi instrumen strategis tata kelola
- Pelatihan membahas GRI Standards dan prinsip pelaporan
- Narasumber IBK Bhayangkara, Senior Auditor
- Hotel Khas Makassar, Sabtu 18/07/2026
- Meningkatkan reputasi, kepercayaan investor, dan daya saing
Manfaat Strategis Laporan Keberlanjutan
Penyusunan sustainability report tidak hanya menjadi kewajiban administratif tetapi juga alat strategis untuk memperkuat tata kelola perusahaan.
Menurut IBK Bhayangkara, laporan keberlanjutan merupakan media bagi organisasi untuk mengungkapkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan secara transparan.
“Penyusunan sustainability report memberikan manfaat yang luas,” kata IBK Bhayangkara, Senior Auditor KAP Bambang Sutjipto Ngumar dan Rekan, Sabtu, 18/07/2026.
Dari sisi eksternal laporan keberlanjutan mampu meningkatkan reputasi perusahaan, memperkuat kepercayaan investor, membuka peluang investasi, serta meningkatkan daya saing.
Dari sisi internal laporan membantu organisasi memperkuat strategi bisnis, mengevaluasi sistem manajemen, mengidentifikasi risiko dan peluang, serta mendorong budaya perbaikan berkelanjutan.
Standar dan Prinsip Pelaporan
Peserta pelatihan juga dibekali pemahaman mengenai Global Reporting Initiative Standards yang menjadi acuan internasional dalam penyusunan laporan keberlanjutan.
Standar tersebut digunakan secara luas oleh berbagai organisasi di dunia sebagai pedoman dalam menyampaikan informasi mengenai dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial secara terukur dan dapat dibandingkan.
IBK Bhayangkara menekankan bahwa kualitas sustainability report sangat ditentukan oleh penerapan prinsip-prinsip dasar pelaporan seperti keterlibatan pemangku kepentingan, materialitas, konteks keberlanjutan, kelengkapan, akurasi, keseimbangan informasi, kejelasan, keterbandingan, keterverifikasian, dan ketepatan waktu.
Prinsip-prinsip tersebut menjadi fondasi agar laporan memiliki kredibilitas tinggi dan dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan oleh berbagai pihak.
Selain aspek konseptual peserta juga memperoleh pembekalan mengenai penerapan prinsip tersebut dalam praktik termasuk pentingnya menyajikan data yang objektif, menggambarkan dampak positif dan negatif secara proporsional, serta didukung dokumentasi dan sistem pengendalian internal yang memadai sehingga informasi dapat diverifikasi.
Integrasi ESG dalam Strategi Bisnis
Melalui pelatihan ini, IBK Bhayangkara berharap semakin banyak organisasi yang mampu menyusun laporan keberlanjutan sesuai standar internasional sekaligus mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance ke dalam strategi bisnis.
Dengan demikian, sustainability report tidak hanya menjadi dokumen pelaporan tetapi juga instrumen penting dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan, masyarakat, dan lingkungan.











