Sulseltimes.com, Jakarta, Minggu, 18 Oktober 2026 — Kopdes Merah Putih yang telah beroperasi mencapai 10.070 unit hingga 15 Oktober 2026, sementara nilai transaksi program koperasi desa itu tercatat Rp208,64 miliar sepanjang tahun ini.
- 10.070 koperasi beroperasi
- Transaksi Rp208,64 miliar
- Badan Komunikasi Pemerintah
- Data operasional per 15 Oktober 2026
- Perluasan distribusi kebutuhan pokok di desa
Badan Komunikasi Pemerintah menyampaikan perkembangan tersebut menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2026.
Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah, Kurnia Ramadhana, menjelaskan koperasi diarahkan untuk menghubungkan kegiatan produksi masyarakat dengan kebutuhan konsumen.
Menurut Kurnia, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berfungsi menyediakan barang pokok serta memasarkan hasil pertanian dan produk usaha warga.
“KDKMP dikembangkan sebagai pusat kegiatan ekonomi desa yang dapat memperpendek rantai distribusi dan memperluas akses pasar bagi petani serta pelaku usaha lokal,” kata Kurnia dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 18 Oktober 2026.
Beras dan Minyak Goreng Mendominasi Transaksi
Data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa per 16 Oktober 2026 mencatat 85.427 transaksi dengan nilai keseluruhan Rp208,64 miliar.
Penjualan beras medium Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan kemasan lima kilogram menyumbang Rp92,98 miliar.
Minyak goreng menyusul dengan nilai Rp47,07 miliar.
Angka tersebut menggambarkan besarnya peran kebutuhan pokok dalam aktivitas perdagangan koperasi yang tercatat pada sistem.
Kesiapan Gerai Dipantau Pemerintah
Sementara itu, pembangunan gedung dan gerai sebanyak 28.402 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah selesai hingga 16 Oktober 2026 melalui Agrinas Pangan Nusantara.
Jumlah bangunan selesai itu berbeda dengan jumlah koperasi yang dilaporkan telah beroperasi.
Pemerintah memantau kesiapan 10.070 koperasi, termasuk sarana dan prasarana penunjang usahanya, agar pembangunan gerai diikuti kegiatan perdagangan.
Kurnia menyebut penguatan koperasi diharapkan membantu ketersediaan barang dan meningkatkan posisi tawar produsen desa.











