Sulseltimes.com, Makassar, Minggu, 08/02/2026 — Keluhan warga Sulawesi Selatan soal kartu BPJS Kesehatan atau Kartu Indonesia Sehat yang mendadak tidak aktif ramai muncul di media sosial.
Sejumlah warga mengaku baru mengetahui status kepesertaan nonaktif saat hendak berobat ke fasilitas kesehatan.
Keluhan menyebar dari akun komunitas daerah
Isu ini mencuat setelah unggahan dari beberapa akun komunitas viral dan memicu gelombang komentar dari warga yang mengaku mengalami hal serupa.
Dalam unggahan itu, sebagian warganet menyampaikan permintaan agar layanan BPJS gratis kembali aktif, terutama bagi masyarakat kurang mampu di Sulawesi Selatan.
Banyak warganet menulis bahwa kartu mereka nonaktif tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Di kolom komentar, warganet juga memperdebatkan pentingnya jaminan kesehatan bagi kelompok berpenghasilan rendah, terutama saat kondisi ekonomi rumah tangga sedang ketat.
Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari instansi berwenang yang secara khusus memerinci penyebab kasus kartu nonaktif yang dikeluhkan warga di Sulawesi Selatan.
Dugaan terkait pembaruan data dan langkah cek kepesertaan
Istilah desil yang ramai disebut warganet merujuk pada pengelompokan tingkat kesejahteraan yang kerap dipakai untuk penentuan sasaran program bantuan.
Badan Pusat Statistik menjelaskan proses integrasi data sosial ekonomi dilakukan melalui pemadanan sejumlah basis data, lalu diperbarui menggunakan data kependudukan dan sumber data lainnya.
“Jadi dari DTKS, P3KE, dan Regsosek kami tunggalkan serta kami update dengan data Dukcapil dan beberapa sumber data lainnya. Pemutakhiran data ini akan penting untuk memastikan bahwa program penyaluran bantuan sosial ini akan selalu tepat sasaran,” kata Amalia Adininggar Widyasanti, Plt Kepala Badan Pusat Statistik, Kamis, 15/01/2025.
Bila warga menemukan status kepesertaan tidak aktif saat akan berobat, langkah awal yang disarankan adalah mengecek status melalui kanal resmi sebelum mengambil keputusan pembayaran mandiri.
BPJS Kesehatan juga menyediakan Care Center 165 sebagai kanal layanan informasi dan pengaduan.
Selain itu, peserta dapat melakukan pengecekan lewat aplikasi Mobile JKN sesuai layanan yang tersedia pada sistem BPJS Kesehatan.
Warga yang membutuhkan pendampingan di lapangan dapat meminta arahan petugas fasilitas kesehatan terkait alur administrasi yang perlu ditempuh sesuai kondisi masing masing.
Warga juga disarankan tidak membagikan data pribadi seperti NIK dan foto kartu di kolom komentar media sosial untuk menghindari risiko penyalahgunaan.
Keluhan KIS nonaktif di Sulsel saat ini masih dominan bersumber dari laporan warga di media sosial, sementara kepastian penyebabnya menunggu keterangan instansi berwenang.
Sambil menunggu penjelasan resmi, verifikasi mandiri melalui kanal BPJS Kesehatan menjadi langkah paling aman agar akses layanan kesehatan tidak terhambat lebih lama.

















