Sulseltimes.com, Jakarta, Rabu, 02/09/2026 — Emoji menangis tersedu-sedu menjadi simbol paling banyak digunakan di dunia sepanjang 2025 menggeser emoji tertawa dari puncak klasemen.
- Emoji 😭 paling populer 2025
- Menyumbang lebih dari 6 persen total penggunaan
- Analisis The New York Times data Gboard
- 665 juta emoji dianonymkan
- Perubahan makna emoji 😭
Posisi teratas diraih oleh emoji wajah menangis tersedu-sedu (😭) setelah sebelumnya menduduki peringkat keempat. Simbol tersebut menyumbang lebih dari 6 persen dari seluruh emoji yang digunakan pengguna Gboard.
Temuan tersebut berasal dari analisis The New York Times yang memanfaatkan data anonim 665 juta emoji dari Gboard, papan ketik Google di perangkat Android, sepanjang 2025. Data tersebut tidak mencantumkan demografi pengguna sehingga The Times meninjau percakapan di Reddit untuk melihat tren antargenerasi.
10 Emoji Paling Banyak Digunakan
Sepuluh emoji teratas menyumbang sekitar 36 persen dari total penggunaan di antara lebih dari 3.600 emoji yang tersedia. Berikut daftarnya berdasarkan data Google:
- 😭 Wajah menangis tersedu-sedu
- 🤣 Tertawa terbahak-bahak sampai berguling-guling
- 😂 Wajah dengan air mata bahagia
- ❤️ Hati merah
- 🙏 Tangan terlipat
- 😘 Ciuman tiup
- 🥰 Wajah tersenyum dengan hati
- 👍 Jempol ke atas
- 🤩 Wajah tersenyum dengan mata berbinar
- 😁 Wajah berseri-seri dengan mata tersenyum
Perubahan Makna dan Tren Generasi
Popularitas emoji 😭 didorong oleh pergeseran makna. Simbol tersebut kini tidak hanya mengekspresikan kesedihan, tetapi juga reaksi terhadap hal yang sangat lucu, memalukan, atau menyentuh secara emosional.
Sebaliknya, emoji 😂 dan 🤣 yang dulu mendominasi justru turun peringkat. Menurut analisis The New York Times dan pandangan ahli bahasa, anak muda menganggap kedua emoji tersebut sudah terlalu sering digunakan sehingga terasa ketinggalan jaman.
“Remaja, terutama remaja perempuan, selama ini menjadi kelompok yang berada di garis depan perubahan bahasa, dan fenomena serupa terlihat dalam penggunaan emoji,” kata Sali A. Tagliamonte, profesor linguistik Universitas Toronto, Rabu, 02/09/2026.
Penggunaan emoji tetap terpusat pada sejumlah simbol meski pilihan semakin beragam. Sepanjang 2025, sepuluh emoji teratas menguasai lebih dari sepertiga total pemakaian di platform digital.






