Sulseltimes.com, Makassar, Selasa, 14/10/2025 — Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Imam Musakkar, mendengar langsung aspirasi warga Kecamatan Manggala terkait perbaikan infrastruktur dasar dan pengelolaan lingkungan.
Aspirasi tersebut disampaikan warga dalam pertemuan lapangan yang membahas kondisi drainase, jalan lingkungan, serta persoalan kebersihan.
Imam Musakkar menilai sejumlah persoalan publik di wilayah tersebut membutuhkan penanganan segera.
Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah pembangunan dan penutupan saluran drainase yang masih terbuka di sejumlah titik pemukiman.
- Warga Manggala sampaikan keluhan infrastruktur dasar
- Drainase terbuka dinilai berisiko bagi keselamatan
- DPRD Makassar kawal aspirasi hingga ke OPD terkait
- Koordinasi lintas dinas untuk perbaikan lingkungan
- Pengelolaan sampah rumah tangga jadi perhatian
Menurutnya, kondisi drainase terbuka berisiko terhadap keselamatan warga dan berpotensi memicu masalah lingkungan saat musim hujan.
“Permasalahan drainase ini harus cepat diselesaikan karena sangat berisiko terhadap keselamatan warga.
Saya sudah menerima laporan terkait saluran yang belum memiliki penutup dan akan segera meneruskan aspirasi ini ke dinas terkait,” kata Imam Musakkar, Selasa, 14/10/2025.
DPRD Siap Koordinasi dengan OPD Terkait
Imam Musakkar memastikan aspirasi warga tidak berhenti pada tahap penyerapan saja.
Ia menyatakan akan mengawal tindak lanjut persoalan tersebut melalui koordinasi dengan mitra kerja Komisi C DPRD Makassar.
Mitra yang dimaksud antara lain Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Tata Ruang, Dinas Perumahan, serta Dinas Lingkungan Hidup.
Koordinasi lintas dinas dinilai penting agar pemenuhan infrastruktur dasar berjalan terintegrasi dan tepat sasaran.
Ia juga mendorong warga untuk aktif melaporkan kondisi lingkungan yang membutuhkan perhatian pemerintah.
“Saya minta masyarakat tidak ragu melaporkan kondisi jalan rusak, saluran tersumbat, atau lingkungan yang butuh perhatian.
Semua itu akan kami kawal agar mendapatkan tindak lanjut dari instansi terkait,” ujarnya.
Lurah Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah
Sementara itu, Lurah Manggala, Sukri Abbas, turut menyampaikan pandangannya terkait persoalan lingkungan.
Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
Menurutnya, pengelolaan sampah sejak dari sumber dapat membantu mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir Antang.
Saat ini, TPA Antang disebut telah melebihi kapasitas daya tampung.
Sukri Abbas mendorong warga untuk mulai memilah sampah dari rumah masing-masing.
“Kalau bisa sampah dipilah sejak di rumah.
Sampah organik bisa diolah menjadi maggot yang bernilai ekonomis.
Upaya kecil seperti ini sangat membantu mengurangi penumpukan di TPA,” ujarnya.
Aspirasi warga Kecamatan Manggala terkait infrastruktur dan lingkungan mendapat perhatian serius DPRD Kota Makassar.
Perbaikan drainase dan pengelolaan sampah dinilai menjadi kebutuhan mendesak demi keselamatan dan kenyamanan warga.
Sinergi antara DPRD, OPD, dan partisipasi masyarakat diharapkan mampu mempercepat perbaikan kualitas lingkungan di wilayah tersebut.

















