banner DPRD Makassar 728x90
Berita

Cuaca Ekstrem Makassar Appi Minta Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

Avatar of Sulsel Times
10
×

Cuaca Ekstrem Makassar Appi Minta Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

Sebarkan artikel ini
Cuaca Ekstrem Makassar Appi Minta Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com Makassar, Rabu, 21/01/2026 — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyebut cuaca yang melanda Makassar dalam beberapa jam terakhir tergolong relatif ekstrem.

Ringkasnya…
  • Appi menilai cuaca di Makassar relatif ekstrem
  • Pohon tumbang disebut tercabut hingga akar, bukan patah batang
  • Pemkot menempatkan Makassar pada status siaga
  • Warga diminta menahan diri dan tidak memaksakan keluar rumah
  • Imbauan keselamatan disampaikan Rabu 21 Januari 2026
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Ia menilai indikasinya terlihat dari karakter pohon tumbang yang tidak patah di bagian batang, melainkan terangkat sampai akarnya.

banner DPRD Makassar 728x90

Munafri yang akrab disapa Appi mengatakan kondisi itu menuntut kewaspadaan lebih tinggi karena risiko pohon tumbang dan material lain terbawa angin dapat membahayakan pengguna jalan.

Ia menyebut Makassar berada pada posisi siaga dan berharap kondisi cuaca tidak memburuk.

“Relatif ekstrem, karena kalau kita lihat pohon yang tumbang itu tidak patah, tapi terangkat sampai akar-akarnya,” kata Munafri Arifuddin, Rabu, 21/01/2026.

“Artinya memang ini butuh kewaspadaan dan hari ini Makassar berada dalam posisi siaga,” kata Munafri Arifuddin, Rabu, 21/01/2026.

“Kita berharap semoga cuaca ini tidak lebih parah lagi untuk memastikan keselamatan masyarakat Kota Makassar,” kata Munafri Arifuddin, Rabu, 21/01/2026.

Pohon tumbang tercabut hingga akar, risiko meningkat di ruang publik.

Appi menjelaskan pohon yang tercabut hingga akar biasanya berkaitan dengan kombinasi hembusan angin kuat dan kondisi tanah yang tidak mampu menahan perakaran.

Situasi seperti ini dapat membuat pohon besar yang terlihat kokoh tetap berpotensi roboh, terutama di koridor jalan dengan pepohonan rindang.

Pada fase cuaca ekstrem, risiko bukan hanya pohon tumbang, tetapi juga cabang patah, papan reklame bergoyang, dan benda lepas yang terangkat angin.

Warga yang melintas di jalur padat pepohonan dinilai perlu meningkatkan kehati-hatian, termasuk mengurangi berhenti di bawah pohon besar atau dekat bangunan dengan material mudah terlepas.

Wali Kota imbau warga batasi mobilitas demi keselamatan.

Appi meminta masyarakat menahan diri dan tidak memaksakan keluar rumah di tengah cuaca yang dinilainya sangat ekstrem.

Ia menekankan pembatasan mobilitas adalah langkah sederhana namun penting untuk menekan potensi korban, terutama bagi pengendara motor dan pejalan kaki yang lebih rentan.

Bagi warga yang tetap harus beraktivitas, Appi mengingatkan agar mengutamakan keselamatan, memilih rute yang lebih aman, serta segera mencari tempat berlindung saat angin dan hujan menguat.

Imbauan ini juga relevan untuk pelaku usaha dan pengelola fasilitas publik agar meninjau kembali aktivitas luar ruang, termasuk penataan parkir yang dekat pepohonan dan pengamanan barang yang mudah terbang.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow
banner Pemerintah Kota Makassar 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *