Sulseltimes.com Makassar, Senin, 30/06/2025 — Kunjungan kerja BPKAD Puncak Papua Barat ke BPKAD Kota Makassar membahas pengelolaan keuangan daerah mulai penyusunan anggaran, perbendaharaan, akuntansi hingga pengelolaan aset. Pertemuan ini digelar di Balai Kota Makassar dan menjadi ruang berbagi pengalaman agar tata kelola keuangan di kedua daerah makin efektif, efisien, transparan serta akuntabel.
- BPKAD Kota Makassar menerima kunjungan kerja BPKAD Puncak Papua Barat pada 30 Juni 2025 di Balai Kota Makassar
- Agenda utama kunjungan adalah berbagi pengalaman penyusunan anggaran, perbendaharaan, akuntansi dan pengelolaan aset daerah
- Jajaran pimpinan BPKAD Makassar memaparkan peran strategis lembaga dalam mendukung roda pemerintahan daerah
- Rombongan Puncak Papua Barat menjajaki penerapan praktik baik pengelolaan keuangan di daerahnya
- Pertemuan memperkuat sinergi antarwilayah untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang profesional, transparan dan akuntabel
Kunjungan Kerja BPKAD Puncak Papua Barat ke Makassar
Rombongan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah BPKAD Kabupaten Puncak Papua Barat disambut hangat jajaran BPKAD Kota Makassar di salah satu ruang rapat Balai Kota Makassar, Senin pagi. Para pejabat kedua daerah duduk berdampingan membahas berbagai aspek pengelolaan keuangan daerah yang menjadi tugas strategis BPKAD.
Dari pihak tuan rumah hadir pejabat struktural BPKAD Kota Makassar bersama tim teknis perbendaharaan, anggaran, akuntansi dan pengelolaan aset. Mereka memaparkan garis besar siklus pengelolaan keuangan di Kota Makassar, mulai dari penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran, pengendalian kas daerah, pencatatan akuntansi hingga penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah.
Perwakilan BPKAD Puncak Papua Barat menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi kesempatan penting untuk melihat langsung praktik pengelolaan keuangan di kota besar seperti Makassar. Mereka ingin belajar bagaimana BPKAD Kota Makassar membagi peran antarbidang, mengelola beban kerja, dan menyusun prosedur kerja yang tetap patuh regulasi namun efisien.
“Kami datang untuk belajar sekaligus berdiskusi, bagaimana BPKAD Kota Makassar menjaga agar proses anggaran, perbendaharaan, akuntansi dan aset berjalan serasi dan tetap akuntabel,” ujar salah satu perwakilan BPKAD Puncak Papua Barat dalam sesi dialog, Senin, 30/06/2025.
Dalam pertemuan itu, tim BPKAD Makassar memaparkan upaya yang ditempuh untuk menjaga ketepatan waktu pelaporan keuangan, mulai dari penyiapan data yang rapi di tingkat SKPD hingga mekanisme pemantauan realisasi anggaran secara berkala. Penguatan kapasitas SDM pengelola keuangan juga menjadi salah satu poin yang dibahas, mengingat peran mereka sangat menentukan kualitas tata kelola keuangan daerah.
Sinergi Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
Selain soal anggaran dan akuntansi, diskusi mengerucut pada pengelolaan aset daerah yang selama ini menjadi tantangan banyak pemerintah daerah. BPKAD Kota Makassar menjelaskan langkah-langkah penertiban aset, seperti penelusuran status kepemilikan, penyesuaian data dengan kondisi lapangan, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk inventarisasi dan pelaporan aset.
Rombongan dari Puncak Papua Barat tertarik pada bagaimana Kota Makassar memadukan fungsi perbendaharaan dan pengelolaan aset dalam satu kelembagaan BPKAD. Dengan struktur tersebut, pengambilan keputusan terkait belanja modal, pemeliharaan aset hingga rencana penghapusan dapat dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi keuangan dan kebutuhan pelayanan publik secara menyeluruh.
Dari sisi tata kelola, pejabat BPKAD Kota Makassar menegaskan bahwa lembaga ini berperan sebagai motor utama dalam memastikan pengelolaan keuangan dan aset daerah berjalan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Seluruh proses diarahkan untuk mendukung jalannya roda pemerintahan, mulai dari pembiayaan program prioritas hingga memastikan keberlangsungan layanan dasar kepada masyarakat.
Pertemuan berlangsung dengan suasana dialogis. Kedua belah pihak saling bertukar pandangan mengenai tantangan di lapangan, seperti keterbatasan infrastruktur, kebutuhan peningkatan kapasitas SDM, hingga penyesuaian regulasi pusat di daerah. Di akhir sesi, BPKAD Kota Makassar dan BPKAD Puncak Papua Barat sepakat untuk melanjutkan komunikasi dan membuka peluang kerja sama teknis di masa mendatang.
Kunjungan kerja ini menegaskan pentingnya sinergi antar pemerintah daerah dalam membangun tata kelola keuangan yang lebih baik. Dengan saling berbagi pengalaman dan praktik baik, diharapkan setiap daerah mampu memperkuat pengelolaan APBD, menjaga kepercayaan publik, dan pada akhirnya mendorong kualitas pelayanan kepada masyarakat.

















