banner DPRD Makassar 728x90
Berita

BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Berpotensi Guyur Makassar hingga Pertengahan Maret 2026

Avatar of Sulsel Times
0
×

BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Berpotensi Guyur Makassar hingga Pertengahan Maret 2026

Sebarkan artikel ini
BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Berpotensi Guyur Makassar hingga Pertengahan Maret 2026
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Makassar, Sabtu, 07/03/2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi mengguyur Kota Makassar dan wilayah sekitarnya dalam beberapa hari ke depan.

Ringkasnya…
  • BMKG memprediksi hujan masih mengguyur Makassar hingga pertengahan Maret 2026
  • Puncak potensi hujan lebat diperkirakan terjadi pada 11 sampai 13 Maret 2026
  • Fenomena atmosfer seperti MJO, gelombang Rossby, dan gelombang Kelvin memicu pembentukan awan hujan
  • Curah hujan di Makassar tercatat mencapai 63,6 milimeter hingga pukul 14.30 WITA
  • BMKG mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan genangan
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung hingga pertengahan Maret 2026 dengan potensi peningkatan intensitas hujan pada periode tertentu.

Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar Amhar Ulfiana menyebut puncak potensi hujan lebat hingga sangat lebat diperkirakan terjadi pada 11 hingga 13 Maret 2026.

“Untuk hari ini dan beberapa hari ke depan masih ada hujan di wilayah Makassar. Kemudian pada tanggal 11 sampai 13 Maret diprakirakan masih ada potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat,” ujar Amhar Ulfiana, Sabtu, 07/03/2026.

Fenomena Atmosfer Picu Peningkatan Curah Hujan

BMKG menjelaskan bahwa potensi hujan yang masih tinggi di wilayah Makassar dipengaruhi oleh sejumlah fenomena atmosfer yang sedang aktif di kawasan Sulawesi Selatan.

Beberapa di antaranya adalah aktivitas Madden Julian Oscillation atau MJO yang berperan dalam meningkatkan pembentukan awan hujan di wilayah tropis.

Selain itu terdapat pula pengaruh gelombang Rossby dan gelombang Kelvin yang turut memperkuat dinamika atmosfer di wilayah Indonesia bagian tengah.

Amhar mengatakan kombinasi beberapa fenomena tersebut mendorong pertumbuhan awan konvektif yang dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Makassar dan sekitarnya.

“Fenomena atmosfer seperti MJO serta gelombang Rossby dan Kelvin yang aktif di wilayah Sulawesi Selatan dapat meningkatkan pembentukan awan hujan yang berpotensi menaikkan curah hujan di Makassar,” ujar Amhar Ulfiana, Sabtu, 07/03/2026.

Curah Hujan Capai 63,6 Milimeter, Warga Diminta Waspada

Berdasarkan data pengamatan BMKG Wilayah IV Makassar, curah hujan di Kota Makassar pada Sabtu tercatat mencapai 63,6 milimeter hingga pukul 14.30 WITA.

Meski intensitas hujan saat ini dinilai tidak setinggi periode puncak musim hujan sebelumnya, jumlah curah hujan tersebut masih masuk dalam kategori sedang hingga tinggi.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem lokal yang dapat terjadi secara tiba tiba.

Hujan lebat di sejumlah wilayah juga berpotensi disertai angin kencang yang dapat memicu genangan air maupun banjir di kawasan rawan.

Masyarakat diimbau untuk memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG serta mengantisipasi dampak yang mungkin muncul akibat peningkatan curah hujan dalam beberapa hari ke depan.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *