Sulseltimes.com Palembang, Rabu, 07/01/2026 — Bentrok dua kelompok pria bersenjata tajam terjadi di sekitar Mal Palembang Square di Jalan Angkatan 45, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Selasa, 06/01/2026 sekitar 14.00 WIB atau 15.00 WITA, membuat korban berinisial MBPP (31) terluka dan dilarikan ke RS AK Gani Palembang.
- Bentrok dua kelompok terekam video di sekitar Palembang Square
- Saksi menyebut korban sempat jatuh lalu diserang beramai-ramai
- Korban MBPP (31) luka di tangan kanan dan kepala serta mengalami luka tusuk
- Korban dibawa ke RS AK Gani Palembang dan disebut akan menjalani operasi
- Polrestabes Palembang melakukan olah TKP dan penyelidikan lanjutan
Bentrok di sekitar PS Mall terekam video
Video yang beredar memperlihatkan sekelompok pria saling kejar di ruas jalan sekitar Palembang Square.
Sejumlah orang tampak menutupi wajah dengan masker, sebo, dan jaket.
Beberapa di antaranya terlihat membawa senjata tajam (sajam) jenis pedang dan parang.
Dalam rekaman itu, satu pria terlihat tersungkur lalu menjadi sasaran serangan sajam secara beramai-ramai.
Purwanto (53), saksi mata di lokasi, mengatakan dua kelompok berlari dari arah samping PS Mall menuju ke tengah Jalan Angkatan 45.
“Ada yang ketinggalan lari ke seberang jalan tapi dihadang tiga orang, jatuh dan dibacok dengan pedang lalu korban dikeroyok ramai-ramai,” kata Purwanto, saksi mata, Selasa, 06/01/2026.
Purwanto menyebut ia tidak mengetahui persis pemicu bentrok yang terjadi.
Ia menambahkan korban yang terluka terlihat mengalami pendarahan di bagian jari.
Korban dirawat, polisi lakukan penyelidikan
Korban yang terluka diketahui berinisial MBPP (31) warga Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.
Korban dibawa ke RS AK Gani Palembang untuk mendapatkan penanganan medis.
Keterangan keluarga menyebut korban mengalami luka parah di tangan kanan, luka di kepala, dan luka tusuk.
“Saya tidak tahu apa masalahnya, nanti malam suami saya mau operasi,” kata perempuan yang mengaku sebagai istri korban saat ditemui di rumah sakit, Selasa, 06/01/2026.
Polrestabes Palembang disebut masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara di lokasi bentrok.











