Sulseltimes.com Makassar, Rabu, 31/12/2025 — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memerintahkan penindakan tegas terhadap parkir liar yang diduga dibekingi oknum tertentu di sejumlah titik strategis kota.
- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memerintahkan penindakan tegas parkir liar yang diduga dibekingi oknum
- Appi meminta Dirut Perumda Parkir Makassar Raya Adi Rasyid Ali mengungkap pihak yang berada di belakang parkir liar
- Titik sorotan meliputi Pengayoman dan Boulevard sekitar Mal Panakkukang, Jalan Nusantara, serta Jalan Teuku Umar
- Pemkot menyiapkan tim gabungan Perumda Parkir, Satpol PP, Dishub, serta unsur TNI dan Polri untuk penertiban berkelanjutan
- Perumda Parkir menyebut penertiban kerap bocor karena jukir mendadak hilang saat petugas turun
Munafri yang akrab disapa Appi menegaskan tidak boleh ada pihak yang merasa kebal hukum dalam urusan parkir karena praktik ini dinilai merugikan masyarakat dan mengganggu ketertiban lalu lintas.
Perintah itu juga menyorot kawasan terowongan Mal Panakkukang yang berulang kali ditertibkan namun kembali semrawut, sementara Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya Adi Rasyid Ali menyebut ada dugaan aktor berpengaruh yang membuat penertiban berjalan tidak mulus.
Perintah Appi, data backing dan tertibkan sampai tuntas
Appi meminta Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya Adi Rasyid Ali menertibkan parkir liar hingga ke akar persoalan.
“Saya minta didata siapa-siapa yang ada backing-nya, siapa yang membekingi,” kata Munafri Arifuddin, Rabu, 31/12/2025.
“Kalau memang melanggar, kita selesaikan,” kata Munafri Arifuddin, Rabu, 31/12/2025.
“Tidak boleh ada yang kebal hukum,” kata Munafri Arifuddin, Rabu, 31/12/2025.
Sejumlah lokasi yang disebut sering memicu keluhan warga berada di Jalan Pengayoman dan Boulevard, khususnya sekitar kawasan Mal Panakkukang.
Appi menilai parkir liar di titik tersebut kerap memicu kemacetan dan mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Appi menegaskan penertiban tidak berhenti pada teguran, melainkan diarahkan ke penindakan terpadu.
Pemkot Makassar menyiapkan pembentukan tim gabungan yang melibatkan Perumda Parkir, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur TNI dan Polri.
Appi juga mengingatkan pengelola pusat perbelanjaan dan kawasan usaha agar tidak lepas tangan terhadap dampak parkir di sekitar area usahanya.
Menurut Appi, kerja sama dengan pemerintah dibutuhkan agar ketertiban bisa dijaga secara konsisten.
Untuk mendukung penindakan, Pemkot berencana memperkuat sarana di lapangan termasuk penambahan alat gembok kendaraan dan penguatan personel pengawasan.
Terowongan Mal Panakkukang disorot, Perumda Parkir sebut ada indikasi pemain
Praktik parkir liar disebut masih terjadi di kawasan terowongan Mal Panakkukang meski penertiban dilakukan berulang oleh Dinas Perhubungan dan Perumda Parkir.
Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya Adi Rasyid Ali menyebut persoalan itu tidak berdiri sendiri dan diduga melibatkan aktor berpengaruh.
“Ada orang besar di balik parkir liar di terowongan Mal Panakkukang,” kata Adi Rasyid Ali, Senin, 29/12/2025.
“Tidak ada yang berani tertibkan itu,” kata Adi Rasyid Ali, Senin, 29/12/2025.
Adi menjelaskan pihaknya bersama Dinas Perhubungan telah beberapa kali turun melakukan penertiban.
Adi menilai masalah utamanya adalah siapa yang mengendalikan aktivitas di lapangan dan mengapa penertiban seperti selalu bocor lebih dulu.
“Terowongan itu didrive oleh Dishub bersama HPH,” kata Adi Rasyid Ali, Senin, 29/12/2025.
“Kami sudah turun, dan saat kami turun memang tidak ada,” kata Adi Rasyid Ali, Senin, 29/12/2025.
Adi menilai indikasi keterlibatan oknum menguat ketika jukir liar masih terlihat beroperasi sebelum penertiban, tetapi tiba-tiba hilang saat petugas datang.
“Berarti mereka tahu kalau kita mau turun,” kata Adi Rasyid Ali, Senin, 29/12/2025.
“Kalau begitu, berarti pemain di sini,” kata Adi Rasyid Ali, Senin, 29/12/2025.
Adi juga menyebut ada dinamika internal dan eksternal dalam pengelolaan parkir yang membuat penertiban tidak selalu mudah.
“Mereka berkeliaran dan mengambil uang,” kata Adi Rasyid Ali, Senin, 29/12/2025.
“Ini bukan hal baru, ada oknum-oknum di dalamnya,” kata Adi Rasyid Ali, Senin, 29/12/2025.
Titik lain yang disebut rawan parkir liar
Selain Panakkukang, Appi menyoroti parkir liar di Jalan Nusantara terutama di jalur keluar tol menuju Pelabuhan Makassar.
Appi juga menyinggung Jalan Teuku Umar yang kerap dipenuhi truk besar parkir sembarangan.
“Ekspedisi dan truk besar parkir seenaknya, ini merusak wajah kota dan memperparah kemacetan,” kata Munafri Arifuddin, Rabu, 31/12/2025.
“Tidak bisa dibiarkan,” kata Munafri Arifuddin, Rabu, 31/12/2025.
Pemkot Makassar menegaskan penertiban parkir liar akan dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan melalui tim gabungan.
Perumda Parkir dan instansi terkait juga didorong membuka terang dugaan pihak yang membekingi agar penindakan tidak berhenti pada level pelaksana lapangan.

















