Sulseltimes.com, Makassar, Rabu, 18/02/2026 — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi Balai Harta Peninggalan Makassar di Ruang Rapat Wakil Wali Kota. Pertemuan ini membahas penguatan sinergi antarlembaga, terutama terkait pengelolaan dan perlindungan harta peninggalan serta layanan keperdataan.
- Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi Balai Harta Peninggalan Makassar pada Rabu, 18/02/2026
- Pertemuan membahas peran BHP dalam pengelolaan dan perlindungan harta peninggalan serta urusan keperdataan
- Pemkot menekankan kolaborasi antarlembaga agar layanan BHP lebih dikenal hingga tingkat bawah
- Aliyah didampingi Dinas Pertanahan dan Bagian Hukum Pemkot Makassar
- Rombongan BHP dipimpin I Gede Widhiyasa bersama pejabat teknis dan kurator keperdataan
“Agar kolaborasi ini diperkuat, sehingga informasi dan layanan bisa benar-benar dirasakan masyarakat sampai ke lapisan paling bawah,” kata Aliyah Mustika Ilham, Rabu, 18/02/2026.
Fokus audiensi pada penguatan sinergi layanan keperdataan
Pemkot Makassar menyebut audiensi ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan koordinasi kelembagaan.
Aliyah menilai kolaborasi diperlukan agar informasi layanan publik, termasuk layanan yang bersentuhan dengan urusan keperdataan, lebih mudah diakses warga.
Dalam pembahasan, Balai Harta Peninggalan memaparkan tugas dan fungsi, khususnya pada urusan pengelolaan serta perlindungan harta peninggalan.
Pembicaraan juga menyinggung kebutuhan penyebaran informasi layanan agar tidak berhenti di level kota, tetapi sampai ke masyarakat di lapisan paling bawah.
Susunan peserta dan arah tindak lanjut koordinasi
Aliyah mengikuti audiensi ini bersama Kepala Dinas Pertanahan Sri Susilawati dan Kepala Bagian Hukum Asrul Alimina.
Dari Balai Harta Peninggalan Makassar, rombongan dipimpin Kepala BHP I Gede Widhiyasa.
Rombongan BHP juga dihadiri Kepala Seksi Harta Peninggalan Wilayah I Panji Soegihatmojo.
Turut hadir Kurator Keperdataan Madya Sofyan Arfah, Kurator Keperdataan Muda Irma Sari, dan Kurator Keperdataan Pertama Iit Amalia.
Pemkot berharap koordinasi ini memperkuat pemahaman publik tentang fungsi dan layanan BHP.
Aliyah menekankan keluaran dari kerja sama antarlembaga harus terukur lewat peningkatan jangkauan informasi dan kemudahan layanan yang dirasakan warga.

















