Sulseltimes.com, Jakarta, Sabtu, 24/10/2026 —
- PT Geo Dipa Energi bermitra dengan Kemenkeu untuk GreM dan PISP
- Geo Dipa berencana rilis obligasi pada tahun 2028
- Director Utama Yudistian Yunis mengusulkan ekspansi 1 GW panas bumi
- Komitmen untuk mencapai target 1 Gigawatt energi geothermal
- Penguatan kajian geologi sebagai langkah strategis
PT Geo Dipa Energi (Persero) telah mengumumkan rencana ekspansi capacity energi panas bumi dengan target 1 Gigawatt. Perusahaan ini berencana rilis obligasi pada tahun 2028 sebagai bagian dari pendanaan proyek ini.
Bersama Kementerian Bahan Abiotik (Kemenkeu), Geo Dipa Energi merilis paket GreM (Geothermal Risk Exploration Mitigation) dan PISP (Pembiayaan Infrastruktur Sektor Panas Bumi) untuk membagi risiko eksposur geothermal.
Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero), Yudistian Yunis, memimpin strategi ekspansi ini dengan fokus pada penguatan kajian dan survei geologi untuk mendapatkan kepastian akses sumber energi panas bumi.
Ulasan Aulia Wardhani dengan Direktur Utama perusahaan diakses melalui Squawk Box CNBC Indonesia sebagai bagian dari diskusi mengenai rencana pengembangan geothermal.
Perusahaan ini melakukan strategi pembiayaan yang melibatkan pendanaan obligasi dan kerjasama dengan lembaga pemerintah untuk mempercepat terkembangnya infrastruktur energi panas bumi di Indonesia.












