Sulseltimes.com, Makassar, Kamis, 15/10/2026 — Microsoft merilis pembaruan keamanan bulanan pada 13 Oktober 2026 dan meminta pengguna Windows memasang patch yang tersedia untuk perangkatnya.
- Pembaruan keamanan Microsoft dirilis pada 13 Oktober 2026
- Patch tersedia melalui Windows Update dan Microsoft Update Catalog
- CVE-2026-96951 dilaporkan telah dieksploitasi
- Pengguna perlu memastikan versi Windows masih memperoleh dukungan
- Cadangkan data penting sebelum pembaruan pada perangkat kerja
Pembaruan untuk Windows 11 mencakup paket KB5127648 pada versi yang didukung.
Daftar paket dapat berbeda menurut versi, edisi, arsitektur, dan status dukungan perangkat.
Celah yang telah dieksploitasi
Salah satu kerentanan yang mendapat perhatian ialah CVE-2026-96951.
Kerentanan itu berkaitan dengan mekanisme perlindungan Mark of the Web dan telah dilaporkan digunakan dalam serangan.
Rincian teknis serta tingkat dampaknya perlu merujuk pada panduan pembaruan keamanan Microsoft untuk produk yang digunakan.
Cara memperbarui Windows
Buka Settings, pilih Windows Update, lalu jalankan pemeriksaan pembaruan.
Pengguna perusahaan sebaiknya mengikuti jadwal pengujian dan penyebaran patch dari pengelola teknologi informasi.
Cadangkan data penting, sambungkan perangkat ke sumber daya listrik, dan mulai ulang komputer setelah pemasangan selesai.
Jika versi Windows sudah tidak didukung, periksa pilihan peningkatan versi atau program pembaruan keamanan yang berlaku.















