Sulseltimes.com, Jakarta, Senin, 12/10/2026 — PGEO melaporkan telah melakukan pengeboran lima sumur di tiga wilayah operasional sepanjang tahun 2026, mencakup tanto pengeboran eksplorasi maupun make-up well. Direktur Utama PGEO Ahmad Yani menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam pengembangan energi panas bumi.
- PGEO melaporkan pengeboran lima sumur di tiga wilayah operasional 2026
- Sumur GTG-B.1 berhasil dibor di Proyek Gunung Tiga
- Sumur LMB-19.4 sedang dibor dengan target kedalaman 2.500 meter
- Pengeboran UBL-T.1 dan TPS-P1.2 baru dilangsangkan
- Stok PGEO turun 1,01% ke Rp980 per share
Pengeboran eksplorasi di sumur GTG-B.1 di Proyek Gunung Tiga telah selesai, sementara sumur make-up well LMB-19.3 di Lumut Balai telah diselesaikan proses pengebornya. Secara paralel, pengeboran sumur make-up LMB-19.4 di Lumut Balai dan sumur UBL-T.1 di Ulubelu, Lampung serta sumur TPS-P1.2 di North Sulawesi baru dilangsangkan dengan target kedalaman dan potensi yang berbeda-beda.
Stok PT Pertamina Geothermal Energy turun 1,01% ke Rp980 per share, sedangkan kapitalisasinya mencapai Rp41,32 triliun. Direktur Eksplorasi dan Pengembangan Edwil Suzandi menegaskan bahwa kedua pendekatan pengeboran merupakan bagian dari Reservoir & Drilling Management untuk optimalisasi pemanfaatan sumber daya panas bumi secara berkelanjutan.







