Sulseltimes.com, Sorowako, Minggu, 11/10/2026 — Ribuan peserta mengikuti Jalan Sehat Anti Mager sebagai penutup rangkaian Hari Koperasi Nasional ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Sorowako, Luwu Timur, Minggu, 11 Oktober 2026.
- Jalan sehat menutup rangkaian Harkopnas ke-79 tingkat Sulsel.
- Peserta berjalan dari Lapangan Golf Sorowako menuju Pantai Ide.
- Kegiatan diikuti perwakilan pemerintah daerah, koperasi, UMKM, dan masyarakat.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melepas peserta bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.
Kegiatan turut dihadiri Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto, serta kepala daerah dan perwakilan kabupaten/kota.
Rute Berakhir di Pantai Ide
Peserta memulai perjalanan dari Lapangan Golf Sorowako sekitar pukul 06.00 WITA dan menyelesaikan rute di Pantai Ide, kawasan Danau Matano, Kecamatan Nuha.
“Hari ini kita sama-sama jalan sehat anti mager untuk menerapkan pola hidup sehat,” kata Andi Sudirman dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Luwu Timur serta peserta dari berbagai daerah yang mengikuti rangkaian Pekan Expo Koperasi dan UMKM.
Penutup Pekan Expo Koperasi dan UMKM
Jalan sehat tersebut menjadi agenda akhir rangkaian Harkopnas tingkat Sulsel yang dipusatkan di Sorowako. Sebelumnya, Pekan Expo Koperasi dan UMKM berlangsung sejak 6 Oktober 2026 di Lapangan Iniaku.
Rangkaian kegiatan mencakup pameran produk, seminar perkoperasian, pertemuan pelaku usaha, serta promosi potensi daerah.
Rangkaian kegiatan di Sorowako berlangsung beberapa hari sebelum jalan sehat penutup. Menurut Pemerintah Provinsi Sulsel, Pekan Expo Koperasi dan UMKM dimulai pada 6 Oktober 2026 dan menghadirkan pameran serta pertemuan pelaku usaha.
Jalan sehat menghubungkan agenda peringatan koperasi dengan kegiatan masyarakat. Peserta yang disebut dalam rilis pemerintah berasal dari unsur pemerintah daerah, koperasi, UMKM, dan warga.
Rute dari Lapangan Golf Sorowako menuju Pantai Ide berada di kawasan Danau Matano. Waktu mulai sekitar pukul 06.00 WITA merupakan keterangan penyelenggara, bukan perkiraan jumlah peserta yang dapat diverifikasi secara mandiri.
Rilis yang menjadi dasar berita menyebut ribuan peserta tanpa memberikan hitungan akhir yang rinci. Karena itu artikel ini mempertahankan penyebutan “ribuan”, tanpa menambahkan angka pasti.
Sumber: Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang.















