Sulseltimes.com, Makassar, Kamis, 03/09/2026 — Pemkot Makassar menyiapkan area penangkaran sapi di TPA Tamangapa untuk mencegah hewan mengonsumsi sampah plastik dan material berbahaya.
- Pemkot Makassar bangun ranch sapi di TPA Tamangapa
- Sapi dilarang mencari makan di area timbunan sampah
- Pakan berasal dari sampah organik pasar tradisional
- Wali Kota Munafri Arifuddin meninjau lokasi
- Mencegah sapi memakan plastik dan material berbahaya
Pemerintah Kota Makassar telah menyiapkan area penangkaran atau ranch untuk menampung sapi yang selama ini berkeliaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang. Langkah ini diambil setelah Wali Kota Munafri Arifuddin meninjau lokasi dan melihat risiko sapi mengonsumsi sampah tidak layak konsumsi.
“Kita sudah buat penangkaran. Sapi-sapi kita berharap sampah-sampah organik dari pasar itu datang ke sana untuk dimasukkan ke dalam ranch sapi yang ada,” kata Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, Kamis, 03/09/2026.
Pakan dari Sampah Organik Pasar
Menurutnya, pola pemberian pakan dari sampah organik pasar harus diterapkan secara konsisten. Hal itu agar sapi tidak kembali masuk ke area timbunan sampah mencari makanan.
“Sapi tidak boleh lagi mencari makanan di area TPA karena berisiko memakan sampah yang tidak layak konsumsi,” tegasnya.
Appi menjelaskan konsep penangkaran tetap memanfaatkan sampah organik namun dengan sistem terkendali. Seluruh sapi akan dikumpulkan dan diberi pakan dari hasil pemilahan sampah pasar tradisional.
Pemkot Makassar akan mengarahkan pengelolaan sapi tersebut agar tidak lagi bercampur dengan timbunan sampah di kawasan TPA Tamangapa.















