Teknologi

WhatsApp Uji Coba Fitur Scam Alert, Pesan Penipuan Otomatis Ditandai Tanpa Tahu Pengirim

Avatar of Sulsel Times
0
×

WhatsApp Uji Coba Fitur Scam Alert, Pesan Penipuan Otomatis Ditandai Tanpa Tahu Pengirim

Sebarkan artikel ini
OJK: Kerugian Scam Capai Rp 9,1 Triliun, Rata-rata 1.000 Laporan per Hari
OJK: Kerugian Scam Capai Rp 9,1 Triliun, Rata-rata 1.000 Laporan per Hari
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Selasa, 01/09/2026 — WhatsApp menguji fitur Scam Alert yang otomatis menandai pesan mencurigakan dari kontak tidak dikenal dengan peringatan “This may be a scam” tanpa diketahui pengirim.

Ringkasnya…
  • WhatsApp menguji fitur Scam Alert untuk mendeteksi pesan penipuan
  • Model machine learning berjalan on-device untuk menganalisis pesan dari kontak tidak dikenal
  • Peringatan 'This may be a scam' hanya terlihat penerima, pengirim tidak tahu
  • Fitur opsional dan dinonaktifkan secara default, tersedia di WhatsApp beta Android
  • Peluncuran bertahap, jadwal iOS dan versi stabil belum diumumkan
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Fitur ini ditemukan oleh situs pembocor WABetaInfo pada WhatsApp beta untuk Android versi 2.26.34.1. Scam Alert dirancang menggunakan model machine learning yang berjalan langsung di perangkat atau on-device.

Scroll Kebawah
Advertisement

Menurut penjelasan teknis dari Meta, model tersebut memeriksa pesan secara lokal untuk menentukan apakah pola isi pesan mirip dengan karakteristik penipuan. Pendekatan ini melengkapi enkripsi end-to-end sambil memungkinkan pengguna mengontrol peringatan secara opsional.

Cara Kerja Scam Alert di WhatsApp

Ketika model mendeteksi pesan berpotensi penipuan, WhatsApp menampilkan peringatan di dalam ruang percakapan. Teks peringatan berbunyi “This may be a scam” atau “ini mungkin penipuan”.

Peringatan ini hanya terlihat oleh penerima. Pengirim tidak akan mengetahui bahwa pesan mereka telah memicu label Scam Alert.

Opsi Pengguna Saat Mendapat Peringatan

Setelah peringatan muncul, pengguna diberi dua pilihan. Pertama, memblokir dan melaporkan kontak tersebut agar tidak dapat mengirim pesan baru. Kedua, menandai chat sebagai “terpercaya” jika pengguna yakin percakapan aman.

Jika ditandai terpercaya, peringatan Scam Alert akan dihapus dan pesan selanjutnya dari kontak tersebut tidak akan ditandai lagi sebagai penipuan.

Ketersediaan dan Peluncuran Bertahap

Scam Alert bersifat opsional dan dinonaktifkan secara default. Pengguna harus mengaktifkannya manual melalui halaman akun. Fitur hanya memantau pesan dari kontak tidak dikenal dan dapat dinonaktifkan kapan saja.

WhatsApp menyediakan log aktivitas yang mencatat kapan fitur diaktifkan, pesan apa yang ditandai, dan model yang digunakan. Log disimpan lokal di perangkat dan tidak dibagikan ke Meta.

Saat ini fitur baru diluncurkan terbatas untuk sebagian penguji beta Android. WABetaInfo mencatat peluncuran dilakukan bertahap, sehingga tidak semua pengguna beta versi terbaru langsung mendapatkannya. Untuk iOS, fitur direncanakan dirilis pada waktu terpisah. WhatsApp belum mengumumkan kapan Scam Alert akan tersedia untuk seluruh pengguna publik.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *