Sulseltimes.com, Jakarta, Sabtu, 25/07/2026 — Bus dinas Kementerian Pertahanan (Kemhan) diduga menabrak pengemudi ojek online (ojol) dan melarikan diri. Perkara tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan antara kedua belah pihak.
- Bus dinas Kemhan diduga tabrak lari ojol
- Perkara diselesaikan secara kekeluargaan
- Brigjen TNI Rico Ricardo, Karo Infohan Sekjen Kemhan
- Jakarta, Sabtu 25 Juli 2026
- Kemhan ingatkan personel patuhi peraturan lalu lintas
Dugaan Tabrak Lari dan Viralnya Video
Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang pengemudi ojol mengaku menjadi korban tabrak lari. Bus yang diduga milik Kemhan berwarna hitam menabraknya dari belakang saat ia berhenti untuk memutar balik karena ada Transjakarta di depan.
Akibat tabrakan dari belakang, pengemudi ojol terjatuh. Keduanya sempat terlibat percakapan. Dalam video, sopir bus Kemhan menanyakan mengapa pengemudi ojol berhenti di tengah jalan.
“Si driver-nya sempat berhenti terus dia bilang, nanya ke gua, ‘Lu ngapain berhenti tengah jalan?’ Lah, kalau gua lanjut gua ditabrak TJ, Pak! Gitu,” kata pengemudi ojol dalam video yang diunggah ke media sosial.
Pernyataan Resmi Kementerian Pertahanan
Kepala Biro Informasi dan Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo, mengatakan pihaknya telah memonitor informasi tersebut. “Kementerian Pertahanan telah memonitor informasi tersebut. Berdasarkan laporan yang kami terima, peristiwa tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh anggota yang bersangkutan dengan pengemudi ojek online,” kata Rico, Sabtu, 25/07/2026.
Ia menambahkan, penyelesaian dilakukan langsung antara sopir bus dan pengemudi ojol. Kedua belah pihak sudah berkomunikasi dengan baik dan mencapai kesepakatan secara musyawarah.
Imbauan untuk Personel Kemhan
Dalam pernyataannya, Rico juga mengingatkan seluruh pegawai Kemhan untuk mematuhi peraturan lalu lintas. “Kementerian Pertahanan tetap mengingatkan seluruh personel untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta bertanggung jawab apabila terjadi insiden di jalan,” ujarnya.
Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Dengan adanya pernyataan resmi tersebut, perkara tabrak lari yang sempat viral ini dinyatakan selesai. Kedua belah pihak telah berdamai dan tidak ada tuntutan lebih lanjut. Kemhan berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua anggota untuk lebih berhati-hati di jalan.












