Sulseltimes.com Makassar, Senin, 12/01/2026 — UPT SPF SDN Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, sementara dijadikan lokasi pengungsian warga terdampak banjir, setelah Camat Biringkanaya Juliaman S.Sos meninjau langsung bersama Kepala Sekolah Hj. Hudaya S.Pd., M.M untuk memastikan kebutuhan dasar terpenuhi dan aktivitas posko berjalan tertib.
- SDN Paccerakkang digunakan sebagai lokasi pengungsian sementara warga terdampak banjir
- Camat Biringkanaya Juliaman meninjau posko dan koordinasi layanan
- Kepala sekolah Hj. Hudaya membuka akses ruang aman bagi pengungsi
- Senin 12 Januari 2026, Kecamatan Biringkanaya, Makassar
- Fokus posko pada logistik, kebersihan, dan layanan anak serta lansia
Pengungsi banjir sementara ditampung di lingkungan sekolah
Sejumlah ruang di UPT SPF SDN Paccerakkang digunakan untuk tempat istirahat keluarga pengungsi yang datang sejak debit air naik di beberapa titik permukiman sekitar.
Barang bawaan warga terlihat ditata di koridor dan area tunggu sekolah agar jalur evakuasi tetap terbuka.
Relawan dan warga bergantian mengatur pendataan sederhana, pembagian bantuan, serta menjaga kebersihan ruang bersama.
“Sekolah kami buka untuk warga yang membutuhkan tempat aman, yang terpenting anak-anak dan lansia bisa beristirahat dengan layak,” kata Hj. Hudaya, Kepala UPT SPF SDN Paccerakkang, Senin, 12/01/2026.
Hudaya menyebut pihak sekolah mengutamakan ruang yang tidak mengganggu fasilitas belajar, sambil tetap menyiapkan skema penyesuaian bila kegiatan belajar mengajar kembali normal.
Kunjungan camat perkuat koordinasi posko dan layanan dasar
Camat Biringkanaya Juliaman mengatakan pemantauan lapangan dilakukan untuk memastikan posko berjalan aman serta kebutuhan dasar terdistribusi merata.
“Prioritas kita keselamatan warga dan layanan dasar, termasuk logistik, air bersih, serta ruang ramah anak di lokasi pengungsian,” kata Juliaman, Camat Biringkanaya, Senin, 12/01/2026.
Juliaman menambahkan pihaknya berkoordinasi dengan unsur terkait untuk dukungan penanganan banjir, sekaligus menyiapkan langkah antisipasi bila curah hujan kembali meningkat.
Pihak posko juga mengingatkan pengungsi untuk menjaga kebersihan area sekolah agar kondisi tetap sehat, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.
Pemantauan berkala akan dilakukan selama warga masih membutuhkan tempat pengungsian, sembari menunggu situasi permukiman kembali aman untuk dihuni.
Pemanfaatan SDN Paccerakkang sebagai lokasi pengungsian menunjukkan kesiapsiagaan layanan di tingkat kewilayahan saat kondisi darurat.
Kunjungan camat dan peran aktif kepala sekolah menjadi penguat koordinasi agar bantuan tepat sasaran dan pengungsi mendapat ruang aman sementara.

















