banner DPRD Makassar 728x90
Berita

Pemprov Sulsel Mulai Bangun Jalan 52,15 Km di Gowa, Anggaran Rp274 Miliar

Avatar of Sulsel Times
2
×

Pemprov Sulsel Mulai Bangun Jalan 52,15 Km di Gowa, Anggaran Rp274 Miliar

Sebarkan artikel ini
Groundbreaking pembangunan jalan strategis Pemprov Sulsel di koridor Gowa Takalar 10/02/2026
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama jajaran dan kepala daerah saat memulai pembangunan jalan strategis yang menghubungkan Gowa dan Takalar, Selasa, 10/02/2026, Foto Istimewa.
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Gowa, Selasa, 11/02/2026 — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memulai pembangunan jalan provinsi sepanjang 52,15 kilometer yang melintasi Kabupaten Gowa.

Jalur ini diposisikan sebagai bagian penghubung Makassar, Gowa, Takalar, hingga Jeneponto untuk memperkuat konektivitas kawasan selatan Sulsel.

banner DPRD Makassar 728x90

Ringkasnya…
  • Pemprov Sulsel memulai pembangunan jalan provinsi di Gowa sepanjang 52,15 kilometer
  • Ruas yang ditangani mencakup Panciro 4,18 kilometer, Pallangga Salekoa 14,20 kilometer, dan Sapaya Malino 33,77 kilometer
  • Bupati Gowa menyebut proyek paket 2 memperkuat konektivitas Makassar, Gowa, Takalar, hingga Jeneponto
  • Gubernur Sulsel menyatakan total anggaran paket 2 sebesar Rp274 miliar dengan penanganan di beberapa kabupaten
  • Pemprov meminta dukungan warga terdampak pelebaran jalan dan meminta maaf jika ada gangguan lalu lintas
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Jalan strategis 52,15 kilometer di Gowa mulai dikerjakan

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menilai paket pembangunan jalan strategis yang dikerjakan Pemprov Sulsel berpotensi memperlancar arus orang dan barang antardaerah.

Menurutnya, peningkatan konektivitas Makassar, Gowa, Takalar, hingga Jeneponto dapat memperkuat pemerataan pembangunan karena akses layanan dan ekonomi menjadi lebih mudah dijangkau.

Sitti Husniah Talenrang mendampingi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saat groundbreaking di Jalan Poros Galesong Utara, Selasa, 10/02/2026.

Ia menyebut porsi pembangunan yang masuk ke wilayah Gowa cukup signifikan karena lintasan pekerjaan menyentuh dataran rendah hingga dataran tinggi.

“Insya Allah manfaat pembangunan ini ke depan akan dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat yang melintas dan beraktivitas di wilayah tersebut,” kata Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa, Selasa, 10/02/2026.

Rincian ruas yang ditangani di Gowa

Pemprov Sulsel memasukkan Jalan Panciro dari batas Kabupaten Gowa menuju Kota Makassar sepanjang 4,18 kilometer sebagai salah satu segmen pekerjaan.

Segmen Pallangga Salekoa dari batas Gowa Takalar ditangani sepanjang 14,20 kilometer.

Segmen Sapaya Malino dikerjakan sepanjang 33,77 kilometer dan menjadi jalur penting menuju kawasan dataran tinggi termasuk koridor wisata dan sentra produksi.

Baca juga liputan Sulseltimes.com tentang pembangunan infrastruktur strategis Pemprov Sulsel di wilayah selatan.

Baca juga berita Sulseltimes.com mengenai proyek jalan dan dampaknya terhadap konektivitas Makassar Raya.

Anggaran Rp274 miliar dan dampak ke warga sekitar ruas

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan paket pekerjaan ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Sulsel untuk memperkuat konektivitas dan pemerataan infrastruktur.

Ruas yang disebut masuk koridor paket 2 mencakup Galesong Utara, Galesong Selatan, Galesong, dan Sanrobone.

Andi Sudirman menyebut total anggaran paket 2 untuk jalur strategis yang menghubungkan Makassar, Gowa, Takalar, hingga Jeneponto sebesar Rp274 miliar.

“Paket paket pengerjaan ini saling beririsan sehingga pembangunan dapat dilakukan secara merata di wilayah selatan Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Sulsel, Selasa, 10/02/2026.

Ia merinci penanganan jalan di wilayah Galesong, Kabupaten Takalar, diproyeksikan mencapai sekitar 100 kilometer.

Di Kabupaten Gowa, panjang penanganan disebut sekitar 52 kilometer.

Di Kabupaten Jeneponto, pekerjaan juga menyasar sekitar 34 kilometer, selain ruas lain yang saling tersambung.

Imbauan untuk dukungan warga terdampak pelebaran

Andi Sudirman meminta dukungan warga, terutama yang rumahnya berada di sepanjang ruas yang akan ditata dan dilebarkan.

“Kami mohon kerjasama masyarakat terutama yang rumahnya berada di sepanjang ruas jalan, dengan penataan yang lebih baik Insya Allah lingkungan juga akan terlihat lebih rapi,” kata Andi Sudirman Sulaiman, Selasa, 10/02/2026.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika proses pekerjaan menimbulkan gangguan akses dan arus kendaraan.

“Saya mohon maaf apabila selama proses pengerjaan berlangsung terdapat gangguan akses jalan dan arus lalu lintas,” kata Andi Sudirman Sulaiman, Selasa, 10/02/2026.

Implikasi lokal untuk Gowa, Takalar, Jeneponto, dan Makassar

Jika pekerjaan berjalan sesuai rencana, koridor ini berpotensi memangkas waktu tempuh dan biaya logistik dari pusat aktivitas Makassar menuju kawasan permukiman, pertanian, dan destinasi wisata di Gowa.

Bagi Takalar dan Jeneponto, jalur yang lebih mulus biasanya berdampak pada kelancaran distribusi hasil perikanan, pertanian, dan mobilitas pekerja antarwilayah.

Tantangan yang perlu diawasi publik adalah pengaturan lalu lintas selama proyek, keselamatan pengguna jalan, serta komunikasi terbuka terkait penataan ruang dan dampak pelebaran bagi warga di sepanjang koridor.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow
banner Pemerintah Kota Makassar 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *