Sulseltimes.com, Makassar, Sabtu, 21/02/2026 — Kecelakaan di Jalan Pettarani Makassar menewaskan seorang pengendara sepeda motor Yamaha Mio Soul GT setelah menghantam truk jungkit bermuatan pasir yang mogok dan terparkir di tengah badan jalan, Sabtu malam.
- Pengendara Mio Soul GT meninggal setelah menabrak truk jungkit bermuatan pasir yang mogok
- Peristiwa terjadi di Jalan Andi Pangerang Pettarani, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sabtu malam 21/02/2026
- Motor bernopol DD 4183 XE mengalami kerusakan parah di bagian depan setelah menghantam bagian belakang truk
- Truk bernopol DD 8982 MK disebut berhenti karena roda belakang bermasalah dan ban belakang kiri terlepas
- Polisi melakukan olah TKP, mengurai kemacetan, dan masih mengidentifikasi korban serta menunggu keluarga
Kecelakaan terjadi di jalur padat Pettarani.
Warga dan pengendara yang melintas mengerumuni motor Yamaha Mio Soul GT warna putih bernomor polisi DD 4183 XE sesaat setelah tabrakan.
Bagian depan motor tampak ringsek karena menghantam bagian belakang truk jungkit.
Di lokasi, truk jungkit bermuatan pasir bernomor polisi DD 8982 MK disebut mogok dan berhenti tepat di tengah badan jalan.
Informasi dari sekitar tempat kejadian menyebutkan kerusakan terjadi pada roda belakang, dengan ban belakang kiri terlepas sehingga truk tidak dapat dipindahkan dari posisi berhenti.
Saksi mata bernama Akbar menyebut korban melaju dari arah selatan menuju utara dan diduga tidak sempat menghindari truk yang berada di badan jalan.
“Ini truk ditabrak. Terparkir memang di sini, rusak,” kata Akbar, saksi mata, Sabtu, 21/02/2026.
Akbar juga menduga tidak ada tanda peringatan yang memadai sehingga truk sulit terlihat dari jarak jauh, terutama pada malam hari.
Petugas kepolisian yang menerima laporan warga mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara dan mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat.
Korban dievakuasi ke RS Primaya, identitas masih dicari.
Korban yang belum diketahui identitasnya mengalami luka berat pada bagian wajah dan kepala akibat benturan keras.
Korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Primaya di Jalan Urip Sumoharjo menggunakan mobil bak terbuka.
Saksi di lokasi menyebut korban masih bernapas saat proses evakuasi berlangsung.
Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Polisi masih melakukan proses identifikasi dan menunggu keluarga korban untuk memastikan data diri.
Penanganan lanjutan juga dilakukan untuk memastikan situasi lalu lintas kembali lancar setelah truk berhenti di tengah jalan.
Pihak berwenang mengimbau pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan saat melintas pada malam hari, terutama di ruas cepat dengan visibilitas terbatas.

















