Sulseltimes.com, Makassar, Kamis, 26/02/2026 — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meninjau posko pengungsian warga terdampak banjir di SDN Paccerakkang, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kamis malam.
- Wali Kota Makassar meninjau posko pengungsian banjir di SDN Paccerakkang
- Kunjungan berlangsung Kamis malam 26 Februari 2026 pukul 22.35 Wita
- Di lokasi tercatat 64 KK atau 229 jiwa mengungsi termasuk dari kawasan Kodam III
- Pemkot menyerahkan paket bantuan untuk ibu hamil balita dan lansia
- Appi menginstruksikan Dinkes Damkarmat PDAM Dinsos dan BPBD memastikan layanan dasar
Kunjungan dilakukan di sela agenda pemerintahan dan rangkaian Safari Ramadan.
Pemkot Makassar mencatat di lokasi tersebut terdapat 64 kepala keluarga atau 229 jiwa yang mengungsi, termasuk warga dari kawasan Kodam III.
Tiba larut malam di Katimbang, Appi pastikan layanan pengungsi
Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi tiba di posko pengungsian pada pukul 22.35 Wita.
Lokasi pengungsian berada di SDN Paccerakkang, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya.
Appi datang memastikan kondisi pengungsi aman dan kebutuhan dasar terlayani.
Pemkot menyebut di titik ini 64 kepala keluarga atau 229 jiwa mengungsi dari wilayah sekitar.
Sebagian pengungsi berasal dari kawasan Kodam III.
Appi hadir tanpa protokoler berlebihan dan memilih berinteraksi langsung dengan warga.

Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pasar Butung ke Perumda Pasar, Koordinasi dengan Polres Pelabuhan
Bantuan diserahkan, warga diminta sampaikan kebutuhan
Appi menyerahkan paket bantuan bersama jajaran SKPD, camat, lurah, serta RT dan RW setempat.
Bantuan diprioritaskan untuk kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan lansia.
Di lokasi, Appi berdialog dengan warga untuk mendengar keluhan, kebutuhan, dan harapan selama berada di pengungsian.
“Bapak dan ibu serta anak anak, jika ada keperluan atau aspirasi, mohon disampaikan kepada saya dan kepada kami semua yang hadir. Agar bisa kami penuhi selama itu bisa kami bantu, baik makanan, obat obatan, maupun bantuan lainnya,” kata Munafri Arifuddin, Kamis, 26/02/2026.
Instruksi lintas dinas, dari layanan kesehatan sampai air bersih
Appi memberikan arahan kepada perangkat daerah untuk memastikan layanan berjalan serentak.
Dinas Kesehatan diminta memastikan layanan pengobatan tersedia dan optimal.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta PDAM diberi tugas menjamin ketersediaan air bersih.
Dinas Sosial dan BPBD diminta mengawal kecukupan logistik, tenda darurat, serta tempat tidur yang layak.
Appi meminta standar layanan tersebut tidak hanya berlaku di SDN Paccerakkang, tetapi juga pada titik pengungsian lain di kecamatan berbeda.
Peninjauan turut dihadiri Kepala Dinas Sosial, BPBD, Kepala Dinas Damkarmat, Satpol PP, Kesbangpol, Kabag Protokol, serta camat dan lurah se Kecamatan Biringkanaya.
Pemkot menilai kehadiran lintas perangkat daerah menjadi sinyal bahwa pemerintah bekerja bersama masyarakat saat cuaca ekstrem.
Fokus kebutuhan dasar dan ketertiban di posko
Appi menegaskan semua pihak harus memperhatikan kebutuhan dasar pengungsi dan memastikan tempat tinggal sementara layak serta aman.
“Jadi tolong kita memperhatikan siapa pun yang ada di dalam kamp pengungsian sementara ini,” kata Munafri Arifuddin, Kamis, 26/02/2026.
Appi menekankan kontrol terhadap ketersediaan bahan makanan, obat obatan, pakaian, serta air bersih.
Koordinasi pengawasan posko disebut dipimpin camat setempat sebagai penanggung jawab.
Warga dari kawasan Kodam III untuk sementara ditempatkan di lokasi pengungsian hingga situasi memungkinkan kembali ke rumah.
“Saya berharap seluruh kebutuhan dasar warga di pengungsian dapat terpenuhi dengan baik,” kata Munafri Arifuddin, Kamis, 26/02/2026.
Di akhir kunjungan, Appi meminta RT, RW, lurah, dan camat menjaga ketertiban dan keamanan sekitar posko.
“Yakinlah bahwa pemerintah akan terus hadir bersama masyarakat, baik dalam suka maupun duka,” kata Munafri Arifuddin, Kamis, 26/02/2026.
















