Sulseltimes.com, Makassar, Jumat, 27/02/2026 — Pelayanan Perumda Makassar Ramadan diminta tetap maksimal oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meski ritme kerja pegawai berubah selama ibadah puasa.
- Appi minta pelayanan Perumda tidak kendor di bulan Ramadan
- Perumda diingatkan tidak hanya kejar laba tetapi utamakan layanan publik
- Kebutuhan warga diprediksi meningkat jelang Idulfitri
- Direksi dan dewan pengawas diminta perkuat pengawasan layanan
- Buka puasa bersama dijadikan momentum penguatan komitmen pelayanan
Pesan Wali Kota di Acara Buka Puasa Bersama
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) se-Kota Makassar menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Penegasan itu ia sampaikan saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Forum Perusahaan Daerah (Perusda) Kota Makassar di Kantor Perumda Air Minum (PDAM) Makassar, Jumat, 27 Februari 2026.
Dalam sambutannya, Munafri yang akrab disapa Appi menjelaskan bahwa suasana Ramadan tidak boleh menjadi alasan turunnya standar pelayanan publik.
Menurutnya, masyarakat tetap berhak memperoleh layanan terbaik dalam kondisi apa pun.
Pelayanan Tidak Boleh Kendor Meski Berpuasa
Appi menegaskan bahwa seluruh unit usaha di bawah naungan Perumda wajib menjaga ritme pelayanan tetap prima.
Ia mengingatkan, perubahan jam kerja dan pola aktivitas di bulan puasa tidak boleh berdampak negatif terhadap kecepatan dan kualitas layanan kepada warga.
“Saya hanya ingin menyampaikan bahwa di bulan puasa ini tentu yang namanya pelayanan tidak bisa kendor, tetap harus maksimal apa pun yang terjadi,” tegasnya.
Pesan ini terutama ditujukan kepada Perumda yang mengelola layanan dasar, seperti air minum, pasar, transportasi, dan sektor lain yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan harian masyarakat.
Appi menilai, kedisiplinan dan manajemen kerja yang baik menjadi kunci agar pelayanan tetap terjaga meski ritme harian pegawai berubah selama Ramadan.
Perumda Diingatkan Bukan Hanya Cari Laba
Dalam kesempatan yang sama, Munafri mengingatkan kembali filosofi kehadiran perusahaan daerah di tengah masyarakat.
Ia menegaskan, orientasi Perumda tidak boleh hanya fokus pada laba atau keuntungan finansial semata.
“Perumda hadir bukan hanya untuk mendapatkan laba sebesar-besarnya, tapi tujuan inti dari seluruh kehadiran perusahaan adalah memberikan layanan dan kemudahan kepada seluruh masyarakat yang ada di Kota Makassar ini,” ujarnya.
Menurut Appi, keuntungan yang diperoleh perusahaan daerah harus berjalan beriringan dengan kualitas layanan publik.
Dengan demikian, keberadaan Perumda dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga, baik dari sisi akses layanan maupun dari sisi kenyamanan dan kepastian pelayanan.
Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Jelang Idulfitri
Munafri juga menyoroti potensi peningkatan kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga mendekati Hari Raya Idulfitri.
Ia mengingatkan bahwa periode tersebut biasanya ditandai lonjakan konsumsi air, kebutuhan sembako, dan berbagai layanan komersial lainnya.
Karena itu, ia meminta seluruh Perumda menyiapkan langkah antisipasi agar pelayanan tetap stabil meski permintaan meningkat.
Menurutnya, lonjakan kebutuhan warga pada fase ini hampir pasti lebih tinggi dibanding hari-hari biasa.
Kondisi tersebut menuntut kesiapan infrastruktur, stok barang, serta kesiapan tim pelayanan di lapangan.
“Saya berharap pola pelayanan kita yang maksimal bisa kita jalankan dengan baik,” imbuhnya.

Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pasar Butung ke Perumda Pasar, Koordinasi dengan Polres Pelabuhan
Appi menekankan pentingnya koordinasi internal di tiap Perumda, mulai dari direksi, manajemen menengah, hingga petugas teknis di lapangan.
Direksi dan Dewan Pengawas Diminta Aktif Kawal Layanan
Wali kota juga secara khusus menitip pesan kepada jajaran direksi dan dewan pengawas Perumda.
Ia meminta mereka aktif memantau pelaksanaan pelayanan, tidak hanya dari laporan di meja kerja tetapi juga melalui pengawasan langsung ke unit layanan.
Menurut Appi, kepemimpinan manajemen puncak akan sangat menentukan sejauh mana standar pelayanan bisa dijaga.
Ia berharap, setiap keluhan warga sepanjang Ramadan dapat direspon secara cepat, tepat, dan solutif.
Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap kinerja Perumda dan Pemerintah Kota Makassar dapat terus meningkat.
Appi juga mendorong agar inovasi pelayanan—termasuk pemanfaatan kanal pengaduan digital—dioptimalkan untuk memudahkan masyarakat menyampaikan laporan dan saran.
Ramadan sebagai Momentum Pengabdian dan Kebersamaan
Di penghujung sambutan, Munafri mengajak seluruh jajaran Perumda menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.
Ia menilai, bulan suci ini bukan hanya soal menunaikan ibadah pribadi, tetapi juga kesempatan memperbaiki kualitas pelayanan dan etos kerja.
Appi berharap komitmen pelayanan yang kuat dapat menghadirkan keberkahan, baik bagi para pegawai Perumda maupun bagi warga Kota Makassar yang merasakan manfaat layanan tersebut.
Kegiatan buka puasa bersama Forum Perusahaan Daerah itu berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan dihadiri Dandim 1408/Hasanuddin Makassar, perwakilan Polrestabes Makassar, direksi dan dewan pengawas BUMD lingkup Makassar, serta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Makassar.
Appi menegaskan bahwa pelayanan Perumda Makassar pada bulan Ramadan tidak boleh menurun, bahkan harus makin responsif menghadapi lonjakan kebutuhan warga hingga Idulfitri.
Dengan menempatkan misi pelayanan publik di atas orientasi laba, serta memperkuat pengawasan manajemen dan kesiapan teknis di lapangan, Pemerintah Kota Makassar berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang karena layanan dasar tetap terjaga.
















