Sulseltimes.com, Lamasi, Kamis, 29/10/2026 — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meresmikan Jembatan Salujambu Andalan di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, menghubungkan Desa Salujambu, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, dengan Desa Lawewe, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, sekaligus membuka akses penghubung antara kedua kabupaten tersebut.
- Gubernur Andi Sudirman Sulaiman meresmikan Jembatan Salujambu Andalan
- Kontribusi keuangan provinsi: Rp16 miliar, dengan Rp13 miliar dialokasikan khusus untuk pembangunan jembatan
- Jembatan menghubungkan Desa Salujambu (Luwu) dengan Desa Lawewe (Luwu Utara), membuka akses antar-kabupaten
- Peresmian dihadiri anggota DPRD Sulawesi Selatan Fadriaty dan Rusli Sunali, Bupati Luwu Patahuddin, Wabup Luwu Muhammad Dhevy Bijak, dan Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim
- Sekitar 40.000 warga diperkirakan bakal merasakan manfaat, memperlancar mobilitas dan mendorong ekonomi masyarakat
Dukungan Keuangan
Peresmian tersebut dihadiri anggota DPRD Sulawesi Selatan Fadriaty dan Rusli Sunali, Bupati Luwu Patahuddin, Wakil Bupati Luwu Muhammad Dhevy Bijak, serta Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, dan tamu undangan lainnya. Pembangunan Jembatan Salujambu Andalan merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui bantuan keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu pada tahun anggaran 2025 senilai Rp16 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp13 miliar dialokasikan untuk pembangunan jembatan.
Manfaat bagi Masyarakat
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini melalui proses dan perjuangan panjang. Upaya memperoleh bantuan telah dilakukan sejak 2021 dan 2022, hingga akhirnya pembangunan dapat direalisasikan pada 2025 dan diresmikan pada 2026. “Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan Jembatan Salujambu Andalan. Ini adalah buah dari perjuangan dan proses panjang. Sejak upaya bantuan pada tahun 2021 dan 2022, akhirnya pembangunan dapat terealisasi pada tahun 2025 dan diresmikan pada tahun 2026,” kata Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, Kamis, 29/10/2026.
Kehadiran jembatan ini menjadi jawaban atas penantian masyarakat selama kurang lebih 20 tahun. Diperkirakan sekitar 40.000 warga akan merasakan manfaat dari pembangunan tersebut. Jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, terutama untuk mendukung akses ke wilayah pertanian dan perikanan serta memudahkan aktivitas ekonomi warga di kedua kabupaten. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat atas kesabaran dan penantiannya selama 20 tahun. Semoga kehadiran Jembatan Salujambu Andalan membawa manfaat besar, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, Kamis, 29/10/2026.















