Sulseltimes.com, Palembang, Jumat, 23 Oktober 2026 — Operasi Modifikasi Cuaca atau OMC Sumsel diperpanjang hingga 5 November 2026 untuk membantu mengendalikan dampak asap kebakaran hutan dan lahan.
- OMC diperpanjang hingga 5 November 2026
- 18 sorti tercatat hingga 22 Oktober
- 14 sorti menggunakan dry ice
- Empat sorti menggunakan garam NaCl
- Lima pesawat mendukung operasi bergantian
BMKG merilis pembaruan itu pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Hingga 22 Oktober, tim menjalankan 14 sorti penyemaian dry ice serta empat sorti menggunakan natrium klorida atau NaCl.
Dry ice ditujukan untuk mengurai asap
Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo menjelaskan bahwa penyemaian menargetkan lapisan inversi yang menahan asap dekat permukaan.
“Melalui penyemaian dry ice, kami berupaya mengurai lapisan inversi agar asap yang terperangkap dapat terdispersi,” kata Budi dalam keterangan tersebut.
Penyemaian dry ice dipusatkan di sekitar Palembang, sedangkan NaCl digunakan pada awan berpotensi hujan.
BMKG menegaskan hasil operasi bergantung pada kondisi atmosfer, ketersediaan awan, serta dinamika cuaca setempat.















