Sulseltimes.com, Jakarta, Minggu, 18 Oktober 2026 — Google membuka SynthID Detector secara global dalam bahasa Inggris sejak 7 Oktober 2026 untuk memeriksa penanda konten yang dibuat dengan kecerdasan buatan.
- Akses global dibuka pada 7 Oktober 2026
- SynthID menggunakan watermark tak kasat mata
- Pemeriksaan mencakup gambar video dan audio yang didukung
- Tidak ditemukannya penanda bukan bukti konten asli
Pengumuman resmi Google menjelaskan bahwa versi awal layanan sebelumnya ditujukan bagi profesional media.
Versi yang diperluas memungkinkan masyarakat memeriksa konten dari layanan Google dan mitra SynthID, termasuk OpenAI, NVIDIA, serta Kakao.
Dukungan Apple disebut akan menyusul dalam pengumuman tersebut.
Membaca Penanda, Bukan Menentukan Kebenaran
SynthID menyematkan watermark digital yang tidak terlihat pada konten AI yang didukung.
Detector kemudian memeriksa keberadaan penanda itu.
Hasil tanpa penanda tidak otomatis membuktikan foto atau video dibuat kamera, sebab layanan AI lain belum tentu menggunakan SynthID.
Penanda juga tidak menentukan apakah peristiwa yang ditampilkan benar, salah konteks, atau hasil rekayasa lain.
Periksa Konteks Konten
Pengguna sebaiknya mengakses layanan melalui tautan dalam pengumuman resmi Google untuk menghindari situs tiruan.
Asal unggahan, waktu, lokasi, dan sumber pendukung tetap perlu diperiksa sebelum membagikan konten.















