Sulseltimes.com, Makassar, Kamis, 15/10/2026 — BMKG mencatat penurunan ketebalan PM2.5 di Makassar menjadi 76,5 mikrogram per meter kubik, turun dari 156 mikrogram per meter kubik pada 14 Oktober.
- PM2.5 di Makassar mencapai 76,5 µg/m³
- Angka ini turun dari 156 µg/m³ pada 14 Oktober
- Kualitas udara fluktuatif akibat kiriman polutan
- Satelit menunjukkan adanya kiriman polutan dari luar daerah
- Arah angin konsisten dari timur
Muflihah, Ketua Tim Kerja Klimatologi di Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar, Sulawesi Selatan, memberikan update mengenai kualitas udara.
Kualitas Udara Fluktuatif
“Hari ini, nilai PM2.5 tercatat ketebalan asap 76,5 mikrogram per meter kubik. Angka ini menurun dibandingkan hari kemarin yang mencapai 156 mikrogram per meter kubik,” kata Muflihah.
Ia menjelaskan bahwa pergerakan angka PM2.5 tidak bisa dihitung secara pasti dalam bentuk penurunan poin karena sifatnya jam-jaman.
Berdasarkan pantauan satelit, masih terlihat kiriman polutan dari luar daerah, sehingga kualitas udara di Sulsel kemungkinan besar tetap sama.
BMKG juga mencatat arah angin masih konsisten dari timur, yang berperan dalam membawa partikel polutan ke wilayah Sulsel.
Muflihah menekankan bahwa BMKG belum bisa memastikan adanya perbaikan kualitas udara secara signifikan, tergantung pada intensitas kiriman polutan.







