Berita

Antrean BBM Masih Normal, Toraja Utara Belum Terapkan Ganjil Genap

Avatar of Sulsel Times
0
×

Antrean BBM Masih Normal, Toraja Utara Belum Terapkan Ganjil Genap

Sebarkan artikel ini
Antrean BBM Masih Normal, Toraja Utara Belum Terapkan Ganjil Genap
Antrean BBM Masih Normal, Toraja Utara Belum Terapkan Ganjil Genap
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Rantepao, Rabu, 16/09/2026 — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara belum menerapkan sistem ganjil genap untuk antrean BBM karena kondisi penyaluran masih stabil.

Ringkasnya…
  • Antrean BBM normal
  • Pasokan 8 ton per hari per SPBU
  • Disperindag dan Satpol PP pantau 6 SPBU
  • Toraja Utara
  • Distribusi bersubsidi aman
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Antrean kendaraan di enam Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beroperasi di Toraja Utara hingga kini masih dalam kondisi normal. Pasokan BBM bersubsidi ke seluruh SPBU tersebut terpenuhi dengan rata-rata delapan ton per hari untuk setiap stasiun.

Scroll Kebawah
Advertisement

Pengawas Perdagangan Muda Disperindag Kabupaten Toraja Utara Harwan mengatakan kebijakan ganjil genap belum dianggap perlu mengingat antrean belum terjadi kepadatan. “Belum diberlakukan ganjil genap karena antrean masih stabil. Kita cek langsung dan kerahkan Satpol PP untuk memantau setiap SPBU,” kata Harwan, Rabu, 16/09/2026.

Personel Satpol PP dikerahkan untuk membantu pengamanan serta memastikan penyaluran BBM bersubsidi berlangsung aman dan tepat sasaran. Pengawasan ketat juga dilakukan untuk mencegah kendaraan melakukan pengisian berulang yang berpotensi mengganggu distribusi kepada masyarakat umum.

Pengelola SPBU Dukung Kebijakan

Pengelola SPBU PT Sinar Ratte Matius Lati menilai penerapan sistem ganjil genap memang belum diperlukan saat ini. Menurutnya antrean kendaraan masih tergolong stabil dan tidak terlalu panjang.

Matius menambahkan penerapan ganjil genap perlu mempertimbangkan kondisi masyarakat yang datang dari wilayah pelosok menuju Kota Rantepao. Warga dari daerah jauh dapat mengalami kesulitan memperoleh BBM apabila nomor polisi kendaraannya tidak sesuai jadwal.

Karena itu pengawasan di SPBU menjadi langkah lebih prioritas untuk sementara waktu. Fokus utamanya memastikan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak melakukan pengisian BBM bersubsidi berulang kali.

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara bersama pihak terkait terus berkoordinasi guna memastikan distribusi BBM tetap lancar sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *