Viral

Polda Metro Jaya Selidiki Grup WhatsApp LGBT yang Diduga Melibatkan Siswa Sekolah Swasta

Avatar of Sulsel Times
0
×

Polda Metro Jaya Selidiki Grup WhatsApp LGBT yang Diduga Melibatkan Siswa Sekolah Swasta

Sebarkan artikel ini
Polda Metro Jaya Selidiki Grup WhatsApp LGBT yang Diduga Melibatkan Siswa Sekolah Swasta
Polda Metro Jaya Selidiki Grup WhatsApp LGBT yang Diduga Melibatkan Siswa Sekolah Swasta
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Rabu, 02/09/2026 — Polda Metro Jaya menyelidiki grup WhatsApp “Add people as much as you can” yang diduga berisi konten LGBT dan melibatkan siswa sekolah swasta di Jakarta.

Ringkasnya…
  • Polda Metro Jaya selidiki grup WhatsApp LGBT melibatkan siswa
  • Grup bernama Add people as much as you can
  • Kabid Humas Kombes Budi Hermanto
  • Jakarta, Rabu 02/09/2026
  • Polisi koordinasi dengan sekolah untuk edukasi
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan terkait grup WhatsApp yang diduga menyebarkan konten LGBT dan memiliki anggota siswa sekolah swasta di Jakarta.

Scroll Kebawah
Advertisement

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan Direktorat Reserse Siber dan Direktorat Reserse PPA-PPO sedang menelusuri informasi tersebut.

“Direktorat Reserse Siber dan Direktorat Reserse PPA-PPO Polda Metro Jaya saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut,” kata Budi, Rabu, 02/09/2026.

Langkah Pencegahan dan Koordinasi Sekolah

Polisi akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk langkah pencegahan. Edukasi keamanan bermedia sosial akan diberikan kepada siswa.

“Sebagai langkah pencegahan, Polda Metro Jaya juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah serta memberikan edukasi kepada para siswa mengenai bahaya penyebaran konten pornografi, pergaulan berisiko, dan penggunaan media sosial secara aman serta bertanggung jawab,” tutupnya.

Kronologi Pelaporan Orang Tua

Pelaporan berawal dari keluhan orang tua siswa, Yuda Fajrin. Ia mendengar informasi dari obrolan dengan orang tua lain saat kompetisi bola.

Yuda bercerita anak temannya diundang ke grup “Add people as much as you can”. Karena nama grupnya, anak tersebut mengundang ayahnya yang kemudian membaca isi obrolan.

Isi percakapan mencakup diskusi LGBT dan voting orientasi seksual seperti “Are you gay, lesbian, straight or others?”.

Yuda mengkhawatirkan grup tersebut berpotensi mengarah pada pedofilia atau gerakan liberal LGBT. Ia meminta polisi menyelidiki.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *