Sulseltimes.com, Makassar, Rabu, 26/08/2026 — WhatsApp meluncurkan tiga fitur keamanan baru berupa password alfanumerik untuk verifikasi dua langkah, dukungan multi-passkey, dan informasi konteks penelepon tidak dikenal di Android.
- WhatsApp rilis tiga fitur keamanan baru
- Verifikasi dua langkah kini mendukung password alfanumerik dan karakter khusus
- Multi-passkey memungkinkan login biometrik di banyak perangkat
- Informasi penelepon asing tampil di Android
- Perlindungan akun dari pembajakan dan penipuan diperkuat
Pengumuman disampaikan melalui blog resmi WhatsApp sebagai lanjutan upaya perlindungan akun dari pembajakan dan modus penipuan.
Perubahan paling signifikan hadir pada verifikasi dua langkah yang selama ini hanya menerima PIN enam digit.
Kini pengguna dapat menetapkan password yang lebih panjang dengan kombinasi huruf, angka, dan karakter khusus.
“Selama ini berupa PIN enam digit, sekarang kami meningkatkannya menjadi password lengkap, lebih panjang, alfanumerik, bahkan dengan karakter khusus agar lebih sulit ditebak,” kata WhatsApp, Rabu, 26/08/2026.
“Jika Anda selama ini menggunakan ‘123456’, ini saatnya untuk menggantinya,” tambah perusahaan.
Lapisan keamanan tambahan ini mencegah pengambilalihan akun meskipun kode OTP berhasil dicuri.
Verifikasi Dua Langkah Lebih Kuat
Password alfanumerik menggantikan sistem PIN statis sehingga kredensial lebih sulit ditebak oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Fitur ini berfungsi sebagai penghalang kedua setelah verifikasi nomor telepon melalui kode sekali pakai.
Multi-Passkey dan Konteks Penelepon Asing
WhatsApp juga memperluas dukungan passkey dengan mengizinkan satu akun memiliki lebih dari satu kunci akses.
Pengguna yang beralih antara Android dan iOS kini dapat menyimpan passkey terpisah untuk masing-masing platform melalui menu Settings > Account > Passkeys.
Lebih dari 1 miliar pengguna global telah mengaktifkan passkey yang memanfaatkan sidik jari, Face ID, atau kode kunci layar perangkat.
Di sisi lain, pengguna Android akan menerima informasi tambahan saat menerima panggilan dari nomor yang tidak tersimpan.
Tampilan kini menampilkan asal negara penelepon dan apakah ada grup WhatsApp yang sama sebelum panggilan diangkat.
Informasi kontekstual ini dirancang untuk mengurangi risiko korban terburu-buru merespons penipuan yang memanfaatkan rasa panik atau urgensi.
Tiga pembaruan ini melengkapi deretan fitur keamanan WhatsApp sepanjang 2026 mulai dari Strict Account Settings untuk pengguna berisiko tinggi pada Januari, peringatan penautan perangkat mencurigakan pada Maret, hingga uji coba Scam Alert berbasis machine learning on-device pada Agustus.






