Sulseltimes.com, Jakarta, Sabtu, 22/08/2026 — Microsoft mengakui menu klik kanan di Windows 11 menjadi berantakan dan lambat, lalu merombaknya total dengan fitur kustomisasi penuh di pembaruan terbaru untuk Windows Insider.
- Microsoft akui context menu Windows 11 berantakan dan lambat
- Perombakan diuji di Insider Preview Build 26340.9212
- Fitur kustomisasi hadir di Settings > Personalization > Context menu
- Pengguna bisa atur perintah bawaan, ekstensi aplikasi, dan tata letak vertikal
- Menu baru bertujuan mempercepat respons dan mengurangi kesalahan klik
Pengakuan itu disampaikan Microsoft melalui blog resmi mereka. Perusahaan menilai menu konteks yang diperkenalkan saat peluncuran Windows 11 justru menumpuk perintah dan ekstensi aplikasi seiring waktu, sehingga performanya menurun.
“Kami menyadari perlunya mengurangi secara drastis waktu antara mengeklik kanan dan munculnya menu yang sepenuhnya siap digunakan,” kata Microsoft di blog resminya, Sabtu, 22/08/2026.
Perombakan Desain dan Kustomisasi
Pembaruan yang diuji di Windows 11 Insider Preview Experimental Build 26340.9212 menghadirkan desain baru untuk menu klik kanan di File Explorer. Perubahan paling mencolok adalah hadirnya opsi “Customize menu” yang membuka halaman pengaturan di Settings > Personalization > Context menu.
Di halaman itu, pengguna dapat menyalakan atau mematikan perintah bawaan Windows satu per satu. Termasuk Send to, Print, Create shortcut, Copy as path, dan Rotate image. Ekstensi aplikasi pihak ketiga pun bisa ditampilkan di menu utama, dipindahkan ke submenu, atau disembunyikan sepenuhnya.
Mengatasi Masalah Performa
Masalah utama bukan hanya soal tampilan. Microsoft mengakui menu klik kanan Windows 11 lambat dibuka. Elemen dari aplikasi seperti Ask Copilot, Clipchamp, Notepad, Paint, dan Photos sering muncul setelah menu sudah terbuka, menyebabkan posisi item bergeser dan pengguna salah klik.
Dengan perombakan ini, Microsoft mengurangi jumlah perintah utama yang langsung tampil. Tujuannya agar menu lebih ringan dan muncul secara instan.
Kembali ke Gaya Windows 10
Bagi yang merindukan tata letak vertikal ala Windows 10, Microsoft menyediakan opsi “Arrange primary actions inline”. Saat diaktifkan, perintah Cut, Copy, Rename, Share, dan Delete akan tersusun vertikal, bukan horizontal seperti bawaan Windows 11.
Opsi “Show more options” tetap tersedia untuk membuka menu konteks lama. Hal itu diperlukan karena belum semua aplikasi mendukung sistem ekstensi baru, seperti 7-Zip yang masih mengandalkan menu lama.
Perombakan ini menjadi bagian dari upaya Microsoft memperbaiki File Explorer secara keseluruhan, termasuk masalah freeze, hang, navigasi, dan Address Bar. Menu baru saat ini digulirkan bertahap ke pengguna Windows Insider Program sebelum rilis luas.










