Sulseltimes.com, Makassar, Senin, 10/08/2026 — Cloudflare resmi meluncurkan Kitesurf, browser internet khusus untuk agen AI yang diklaim lebih hemat memori dan prosesor dibanding Chromium.
- Cloudflare meluncurkan Kitesurf, browser khusus agen AI
- Konsumsi memori 7 kali lebih rendah dan CPU 3,1-3,8 kali lebih hemat dibanding Chromium
- Cloudflare
- Pengujian dengan 14 URL
- Agen AI dapat berjalan lebih efisien dengan biaya infrastruktur lebih rendah
Kitesurf dirancang bukan untuk manusia, melainkan untuk kebutuhan agen kecerdasan buatan.
Browser ini menghilangkan fitur seperti tab, ekstensi, tema, dan rendering visual 60 frame per detik.
Sebagai gantinya, Kitesurf berfokus pada kebutuhan agen AI, seperti mengambil konten HTML terstruktur, menjalankan JavaScript, dan membuat screenshot halaman web.
Klaim Performa Kitesurf
Cloudflare mengeklaim konsumsi memori Kitesurf 7 kali lebih rendah dibanding Chromium.
Klaim ini berdasarkan pengujian menggunakan 14 URL.
Untuk membuat screenshot, Kitesurf membutuhkan sekitar 57,8 MB memori.
Chromium membutuhkan 271 MB.
Untuk mengekstrak HTML, Kitesurf menggunakan sekitar 39,4 MB.
Chromium mencapai 273,7 MB.
Dari sisi prosesor, Kitesurf menggunakan CPU 3,1 kali lebih sedikit untuk screenshot dan 3,8 kali lebih sedikit untuk ekstraksi HTML dibanding Chromium.
Meski lebih hemat sumber daya, Chromium masih lebih cepat.
Cloudflare mencatat Chromium sekitar 1,7 kali lebih cepat karena memiliki mesin Just-In-Time (JIT) yang lebih matang.
Cloudflare menilai efisiensi CPU dan memori lebih penting untuk agen AI.
Efisiensi ini memungkinkan agen AI menjalankan lebih banyak proses secara bersamaan dengan biaya infrastruktur lebih rendah.
Fitur dan Ketersediaan Kitesurf
Kitesurf mendukung Chrome DevTools Protocol (CDP).
Browser ini bisa digunakan bersama tools seperti Puppeteer dan Playwright.
Browser ini juga dilengkapi sistem isolasi untuk meningkatkan keamanan saat agen AI mengakses halaman web yang tidak tepercaya.
Dari sisi pengembangan, Kitesurf telah melewati lebih dari 215.000 Web Platform Tests.
Browser ini dibangun dengan Rust dan WebAssembly, serta berjalan di atas Cloudflare Workers.
Cloudflare mengatakan Kitesurf dibuat hanya dalam sekitar 12 minggu untuk versi beta.
Perusahaan berencana membuka kode sumber browser tersebut ke publik setelah pengembangannya dinilai siap.
Saat ini, Kitesurf bisa dijajal gratis dalam tahap beta melalui layanan Browser Run milik Cloudflare.
Informasi ini dirangkum dari The Next Web, Senin, 10/08/2026.
Dengan efisiensi tersebut, agen AI dapat dijalankan lebih banyak secara bersamaan dengan biaya infrastruktur yang lebih rendah.










