Sulseltimes.com, Makassar, Selasa, 11/02/2026 — Polisi menangkap tujuh remaja yang diduga terlibat tawuran di Jalan Maccini, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, setelah laporan warga masuk dan video kejadian beredar di media sosial.
- Tujuh remaja diamankan usai tawuran di Jalan Maccini, Kecamatan Makassar
- Polisi menyita busur dan anak panah serta senapan mainan yang dipakai untuk mengintimidasi
- Kapolsek Makassar menyebut pemicu diduga dendam lama antar kelompok
- Para pelaku mengaku ikut setelah diajak rekannya berinisial AR
- Video viral memperlihatkan serangan batu, balok kayu, dan penggunaan seng sebagai pelindung
Polisi amankan tujuh remaja dan barang bukti di Jalan Maccini
Kapolsek Makassar Kompol Mustari mengatakan para terduga pelaku saling menyerang menggunakan batu dan busur anak panah.
“Para terduga pelaku remaja ini saling serang dengan batu serta busur anak panah, pemicunya diduga dendam lama,” kata Kompol Mustari, Kapolsek Makassar, Selasa, 10/02/2026.
Polisi mengamankan enam orang dengan inisial IS (16), WA (15), ED (17), MI (13), RR (19), dan AL (15) untuk menjalani pemeriksaan di kantor polisi.
Polisi juga mengamankan satu orang lain berinisial AR yang disebut ikut berperan dalam ajakan untuk terlibat tawuran.
Barang bukti yang disita berupa satu busur beserta anak panah dan satu senapan mainan yang digunakan saat kejadian.
Petugas bertindak setelah menerima laporan adanya tawuran antarpemuda di lokasi tersebut.
Anggota kepolisian yang tiba di lokasi membubarkan dua kelompok dan melakukan penangkapan terhadap tujuh orang yang diduga terlibat.
Video viral memperlihatkan pola serangan
Rekaman yang beredar memperlihatkan kedua kelompok saling melempar batu dan menggunakan balok kayu saat bentrokan.
Dalam video itu terlihat beberapa orang memakai seng sebagai pelindung saat berhadapan.
Salah seorang dalam rekaman tampak menarik busur dan melepaskan anak panah setelah membidik lawannya.
Pengakuan pelaku dan catatan keamanan untuk warga Makassar
Kompol Mustari menyebut para terduga mengaku ikut tawuran setelah mendapat ajakan dari rekannya berinisial AR yang berdomisili di Jalan Lure.
Para terduga menyatakan tujuan mereka adalah menyerang kelompok pemuda di wilayah Jalan Maccini Gusung karena persoalan lama.
Kompol Mustari menyebut berdasarkan pengakuan para terduga, pihak yang kerap memicu keributan disebut berasal dari Lorong Koslet di sekitar Jalan Maccini Gusung.
“Menurut pengakuan para terduga ini, pihak yang kerap memicu berbuat onar itu berasal dari Lorong Koslet, di wilayah Jalan Maccini Gusung,” kata Kompol Mustari, Selasa, 10/02/2026.
Senapan plastik dipakai untuk mengintimidasi
Polisi memastikan senapan yang terlihat dalam video bukan senjata api dan hanya berbahan plastik.
“Itu dipakai hanya untuk gertak lawan, senjata mainan plastik, tapi tetap kami waspadai jangan sampai senjata rakitan,” kata Kompol Mustari, Selasa, 10/02/2026.

















